Menteri Perhubungan Gandeng Swasta Kembangkan Tol Laut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau keberangkatan kapal tol laut logistik nusantara rute Jakarta-Natuna di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, 25 Oktober 2016. TEMPO/Odelia

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau keberangkatan kapal tol laut logistik nusantara rute Jakarta-Natuna di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, 25 Oktober 2016. TEMPO/Odelia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan pentingnya memastikan konektivitas infrastruktur agar tol laut bisa optimal melalui kerja sama dengan pihak swasta.

    "Diskusi tentang tol laut ini sangat relevan. Setiap hari terngiang-ngiang bagaimana tol laut punya pemikiran yang filosofis, bisa menyelesaikan masalah dengan baik dan memberikan kualitas bagi masyarakat Indonesia," kata dia dalam pidatonya di Wisma Bisnis Indonesia saat membuka diskusi tol laut, Rabu, 31 Mei 2017.

    Menurut dia, tol laut memiliki visi konfidensialitas, tapi ada pula sisi menguntungkan. Dia menegaskan Indonesia mampu membangun banyak infrastruktur, seperti bandar udara dan pelabuhan. Namun tingkat keterisian belum optimal, padahal kapasitas infrastruktur sama dengan negara tetangga.

    Lihat
    Mudik Lebaran, Rieke Tantang Dirut BUMN Mundur
    Sri Mulyani Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,3 Persen
    Menjelang Lebaran, Bank Mandiri Siapkan Dana Tunai Rp 23,5 Triliun

    "Kita seharusnya bisa memberikan nilai ekonomis bagi bangsa. PR (pekerjaan rumah) ini lebih sulit daripada membangun. Bandara juga sama, yang terisi 6 juta TEUs, padahal negara tetangga kita bisa 30 juta TEUs. Kita sudah berhasil bangun, tapi belum hadir sepenuhnya," tuturnya.

    Dia juga menyatakan perlunya kerja sama antara pemerintah dengan asosiasi pengusaha dan BUMN. Menurutnya, ada tujuh lintasan tol laut yang membutuhkan waktu 15-30 hari untuk mencapai ke tempat-tempat itu. "Harus kerja sama dengan swasta, PELNI, INSA, dan asosiasi truk. Kami siap melakukan perubahan," ucapnya.

    Budi menyebutkan pemerintah sudah membuat program Rumah Kita yang terintegrasi dengan tol laut. Rumah Kita, kata dia, bertujuan mempercepat arus barang.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?