Toshiba Luncurkan Regulator LDO 1.3 A

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toshiba satellite radius 12. digitaltrends.com

    Toshiba satellite radius 12. digitaltrends.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu anak perusahaan Toshiba (TOKYO:6502), Toshiba Storage & Device Solutions Company, hari ini, Senin,4 Desember  meluncurkan regulator CMOS LDO arus keluaran 1.3A, TCR13AGADJ, untuk penggunaan pada catu daya perangkat seluler, yang dikemas di dalam kemasan berukuran kecil yang berstandar industri [1]. Pada kemasan WCSP6F, ukuran regulator baru ini hanya sebesar 0.8mm x 1.2mm, t: 0.33mm (max). Produk ini akan mulai dikirim pada hari ini.

     TCR13AGADJ adalah regulator LDO yang dapat digunakan pada beragam aplikasi seperti chipset Wi-Fi® untuk smartphone dan tablet, catu daya untuk kamera dan modul RF, dan pengendali catu daya perangkat wearable, notebook, kamera video digital, perangkat penyimpanan, dan set-top box. Dengan memanfaatkan external bias power supply terminal (VBAT), produk ini mampu meraih tegangan putus (dropout voltage) [2], sehingga memungkinkannya untuk meningkatkan efisiensi catu daya pada perangkat yang mengaplikasikan regulator ini.

    TCR13AGADJ menggunakan kemasan WCSP6F berukuran 0.8mm x 1.2mm, t: 0.33mm(max), kemasan berukuran kecil standar industri untuk regulator 1.3A LDO, sehingga menjadikan regulator ini ideal untuk pengaplikasian perangkat seluler dan modul yang membutuhkan gas buang yang kecil dan ukuran tipis.

    Selain itu, produk baru ini juga mampu meraih rasio ripple rejection yang tinggi terdepan di industri [1], yang dapat membantu mereduksi ripple noise dari konverter DCDC dan PMIC - permasalahan umum yang selalu dihadapi pengguna ketika mencoba memasok daya ke kamera dan bagian RF. Dengan menggunakan resistor eksternal, voltase output produk baru ini dapat disesuaikan antara rentang 0.55V hingga 3.6V untuk memenuhi kebutuhan pengaplikasian catu daya yang terinstal regulator ini.

    Fitur-fitur bawaan meliputi proteksi kelebihan arus dan proteksi kelebihan suhu. Fitur-fitur ini mendukung penciptaan solusi LDO berefisiensi tinggi untuk pengaplikasian yang membutuhkan tegangan tinggi yang stabil pada arus output yang tinggi dan konsumsi daya rendah.

    Fitur-fitur utama produk ini:

    1. Kemasan WCSP6F berukuran kecil yang terdepan di industri [1] berukuran 0.8mm x 1.2mm, t: 0.33mm (max).

    2. Tegangan output dengan rentang luas yang dapat disesuaikan: dari 0.55V hingga 3.6 V.

    3. Tegangan putus rendah yang terdepan di industri [1]: 92mV (typ.), 162mV (max) @0.9V, 1.0A

    4. Rasio ripple rejection tinggi yang terdepan di industri [1]: 90dB (typ.) @0.9V, 1kHz

    5. Fitur-fitur proteksi bawaan yang meliputi proteksi terhadap kelebihan arus, proteksi terhadap kelebihan suhu, proteksi terhadap lonjakan arus, dan fungsi auto-discharge.

    Catatan

    [1] Pada kategori regulator LDO arus output 1.3A, per 5 Desember 2016. Survey oleh Toshiba

    [2] Tegangan putus rendah : LDO

    * Wi-Fi adalah merek dagang dari Wi-Fi Alliance.

    Tentang Toshiba

    Toshiba Corporation, salah satu perusahaan yang masuk di daftar Fortune Global 500, mengintegrasikan berbagai kapabilitas elektronik dan produk dan sistem listrik berkelas dunia ke dalam tiga sektor bisnis: Energi yang lebih aman dan ramah lingkungan, yang mendukung kehidupan manusia sehari-hari; Infrastruktur yang menjaga kualitas hidup manusia; dan Penyimpanan yang mendukung terwujudnya teknologi informasi yang canggih. Dengan mengacu pada prinsip Komitmen Dasar Toshiba Group, "Berkomitmen terhadap orang-orang, berkomitmen terhadap masa depan", Toshiba beroperasi di seluruh dunia dan berkontribusi untuk mewujudkan dunia yang lebih baik untuk generasi yang akan datang.

    Didirikan di Tokyo pada 1875, Toshiba saat ini adalah sebuah perusahaan induk yang menaungi lebih dari 550 perusahaan, mempekerjakan 188.000 karyawan di seluruh dunia, dan dengan penjualan tahunan yang mencapai lebih dari 5,6 triliun yen (sekira Rp.50 triliun) (per 31 Maret 2016).

    ANTARA

     

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.