Sanyo Jadikan Indonesia Basis Produksi ICT  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anton Jimmy Suwandi, Communication Department Manager PT Toyota-Astra Motor (kiri), Joko Trisanyoto Marketing Director PT TAM, dan Rouli Sijabat PR Manager PT TAM saat menerima penghargaan Top Brand Award 2011 di Jakarta, Rabu (9/2). (Dok. TAM)

    Anton Jimmy Suwandi, Communication Department Manager PT Toyota-Astra Motor (kiri), Joko Trisanyoto Marketing Director PT TAM, dan Rouli Sijabat PR Manager PT TAM saat menerima penghargaan Top Brand Award 2011 di Jakarta, Rabu (9/2). (Dok. TAM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyambut PT Sanyo Jaya Component Indonesia yang berencana menjadikan Indonesia sebagai basis produksi Teknologi Informasi dan Komunikasi atau Information and Communication Technology (ICT).

    "Pada dasarnya kami mendukung dan ini suatu kabar, di mana mereka fokus dan konsenterasi bahwa di kawasan Asia ini, kita dijadikan basis produksi," kata Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian Warsito di Jakarta, Selasa.

    Warsito mengatakan, alasan mereka ingin mengembangkan ICT di Indonesia adalah karena perkembangan ICT di Indonesia sangat bagus.

    Menurut Warsito, 100 persen produksi ICT tersebut akan diekspor ke beberapa negara, seperti Tiongkok, Jepang, Amerika dan Eropa.

    Namun, Warsito menambahkan, meskipun pabrik Sanyo tersebut berada di kawasan berikat yang berorientasi ekspor, namun pabrik diperbolehkan menjual produknya ke dalam negeri sebanyak maksimal 10 persen dari total produksi.

    Kemudian, lanjut Warsito, pihak Sanyo juga menawarkan perkembangan kerja sama di bidang otomotif, di mana perusahaan tersebut akan memproduksi bagian-bagian elektronik dari sebuah produk otomotif.

    "Untuk itu, Menteri Perindustrian Saleh Husin akan melihat perkembangannya dengan mengunjungi pabrik tersebut dikemudian hari. Menperin merespon positif rencana tersebut," ujarnya.

    Diketahui, Sanyo Indonesia akan meningkatkan kapasitas produksi ICT di pabriknya, yang berlokasi di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, dari kapasitas awal 70 juta jadi 120 juta buah per bulan.

    Dengan investasi sebesar 5 juta dollar AS, rencana peningkatan kapasitas produksi tersebut akan dimulai pada September 2015.

    ANTARA

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.