Pemerintah Segera Bangun 50 Waduk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi meninjau pembuatan waduk Rawa Kendal di Marunda, Jakarta, pada 26 Agustus 2014. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Jokowi meninjau pembuatan waduk Rawa Kendal di Marunda, Jakarta, pada 26 Agustus 2014. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO , Jakarta:Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional, Deddy Priatna mengatakan pemerintah berencana membangun sebanyak 50 waduk untuk memenuhi kebutuhan tahun 2014. Anggaran pembangunan waduk yang diperkirakan berkisar Rp5-6 triliun tidak ditanggung sendiri oleh pemerintah.  "Pemerintah tidak bisa sendirian untuk membiayai pembangunan waduk," ujarnya di kantor, Jumat, 7 September 2014.

    Deddy mengatakan saat ini jumlah waduk di Indonesia ada 261 waduk. Indonesia membutuhkan 460 waduk seukuran waduk Jatiluhur yang mampu menampung 1 miliar kubik air. "Waduk tersebut digunakan untuk irigasi, industri, air minum, dan pembangkit listrik," ujarnya.

    Dia mengatakan pembangunan waduk tersebut untuk memenuhi kebutuhan sebanyak 1975 meter kubik air  per kapita per tahun. "Saat ini kemampuan waduk Indonesia masih bisa menampung 54 meter kubik per kapita per tahun," ujarnya.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo kembali memaparkan alasan pemerintah yang berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Jokowi mengatakan bahwa subsidi sudah seharusnya dialihkan untuk sektor yang lebih produktif.

    Salah satu yang menjadi target pengalihan subsidi adalah pembangunan waduk yang rusak sejak 30 tahun lalu, yang akan digunakan untuk pertanian. "Irigasi sudah ada, tetapi waduknya belum. Waduk sudah, irigasinya belum, masa waduk rusak 30 tahun enggak diapa-apain," ujar Jokowi di Hotel Four Season, Jumat, 7 November 2014.

    AMOS SIMANUNGKALIT
     


    Baca juga:
    Jokowi Hapus Anggaran Promosi Kementerian

    Owa Jawa Asal Inggris Dilepas di Gunung Tilu

    Menkeu Kritik Kriminalisasi Penyidik Pajak

    Menteri Sudirman Mengaku Sudah Lapor Kekayaan




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ekspor Benih Lobster, dari Susi Pudjiastuti hingga Edhy Prabowo

    Kronologi ekspor benih lobster dibuka kembali oleh Edhy Prabowo melalui peraturan menteri yang mencabut larangan yang dibuat Susi Pudjiastuti.