Menkeu: Biaya Penyimpanan di Priok Terlalu Murah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chatib Basri. TEMPO/Dwianto Wibowo

    Chatib Basri. TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Chatib Basri menilai biaya penyimpanan barang di pelabuhan Tanjung Priok saat ini terlalu murah. Akibatnya, banyak importir yang menyimpan barang lebih lama dari kewajaran.

    Biaya penyimpanan kontainer ukuran 20 kaki di salah satu tempat pemeriksaan fisik terpadu (TPFT) di pelabuhan Tanjung Priok disebut Rp 22.500 per hari. "Bayangkan bayar parkir sekarang Rp 4.000 per jam, dikali 24 jam itu sehari. Masak biaya kontainer di sini lebih murah? Akibatnya di sini jadi gudang. Kalau jadi gudang, dia (barang) menumpuk maka movement akan susah," kata Chatib dalam inspeksi ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin, 8 Juli 2013.

    Kepala Kantor Pelayanan Umum Bea Cukai Tanjung Priok B. Wijayanta B.M mengatakan saat ini terdapat 2.000 hingga 3.000 boks kontainer yang disimpan 4 hari hingga 30 hari. Lamanya barang disimpan di pelabuhan ini menyebabkan kapasitas penyimpanan berkurang.

    Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar mengakui tak ada ketentuan yang mengatur mengenai masa maksimal penyimpanan barang di pelabuhan. "Aneh tapi nyata, ya memang tidak ada," kata Mahendra ketika ditemui di tempat yang sama.

    Wijayanta mengatakan dalam pertemuan lintas pemangku kepentingan, Senin, 8 Juli 2013, sudah dibicarakan usulan penyelesaian penumpukan barang ini. Salah satunya dengan memindahkan barang yang tak segera dikeluarkan importir setelah Surat Persetujuan Pengeluaran Barang terbit.

    "Kalau tidak segera dikeluarkan importir, maka rencananya JICT akan mengeluarkan dan menimbun di suatu tempat," kata Wijayanta.

    Saat ini, rata-rata waktu tertahannya barang di Pelabuhan Tanjung Priok berkisar 7 hari hingga 8 hari. Masa penyimpanan ini bertambah dari kondisi 2011-2012 yang rata-rata masa penyimpanan barang di pelabuhan 4,7 hari hingga 6,7 hari.

    BERNADETTE CHRISTINA

    Berita Terkait


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.