Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Menteri Zulhas akan Menaikkan Harga MinyaKita, Begini Tanggapan Warga

Reporter

Editor

Agung Sedayu

image-gnews
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengusulkan Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita naik Rp1.500 per liter menjadi Rp15.500 per liter.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengusulkan Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita naik Rp1.500 per liter menjadi Rp15.500 per liter.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan merencanakan menaikkan harga minyak goreng MinyaKita dari harga eceran tertinggi (HET) dianggap menyulitkan masyarakat kecil. Sejumlah konsumen meminta Zulkifli tidak menaikkan harga minyak goreng itu.

"Kalau bisa pemerintah tidak menaikkan harga MinyaKita. Tetap di harga itu aja. Karena kami juga sedang kesulitan," kata Asnah, 63 tahun, saat ditemui sedang berbelanja di Pasar Raya Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu, 22 Juni 2024.

Dia mengatakan, harga MinyaKita di pasar saat ini terus naik. Baru-baru ini, menjelang Idul Adha, MinyaKita naik seribu rupiah. Sehingga harga per liter di pasar sudah mencapai Rp 17 ribu. Sementara untuk kemasan 2 liter dihargai Rp 32 ribu sampai Rp 34 ribu.

Dia memakai MinyaKita sejak minyak goreng ini muncul pertama kali di pasaran. Sebelum ada produk ini, dia awalnya menggunakan minyak goreng di jerigen. Namun minyak goreng di jerigen kini harganya melonjak hingga ratusan ribu.

"Kalau tukang dagang kan bukan nyari yang bagus, tapi harga agak miring (murah)," tutur perempuan lansia yang menetap di Kompleks Sandratex, Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten, itu. Di sana, dia bekerja sebagai pedagang nasi uduk dan menjual gorengan tahu, tempe, dan bakwan itu. Pekerjaan dia sehari-hari menggoreng.

Menurut Asnah, jika pemerintah tetap menaikkan harga MinyaKita, itu akan berdampak pada dagangannya. Termasuk mempertimbangkan harga nasi uduk maupun jualan gorengan. "Harga makanan enggak mungkin tidak naik, harus naik kan," tutur dia.

Watiah, 48 tahun, mengatakan tak setuju dengan rencana Zulhas—sapaan Zulkifli—menaikkan harga MinyaKita. Bagi dia, harga yang sekarang di pasaran itu pun sudah mahal. Awal muncul MinyaKita, kata dia, di musim pandemi, itu masih diperoleh dengan harga per liter Rp 12 ribu.

Sedangkan harga minyak goreng subsidi itu saat ini harganya melonjak. Menurut di pasaran MinyaKita per liter seharga Rp 16-17 ribu. "Kalau ditanya setuju atau tidak setuju, kami tidak setuju harga MinyaKita naik," kata dia kepada Tempo di Pasar Kebayoran Lama, Sabtu, 22 Juni 2024.

Dia mengatakan, saat ini suara masyarakat kecil sudah tak didengar pemerintah. "Misalnya mau dinaikkin, kami sebagai rakyat kecil mah emang udah gak punya kuasa apa-apa. Biar mau menjerit enggak bakal didengar," tutur perempuan yang tinggal di Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Watiah mengkritik kebijakan pemerintah yang memberikan subsidi minyak goreng. Namun di sisi lain, bahan pokok juga dinaikkan. "Apa artinya ada subsidi kalau bahan pokoknya justru dinaikkan. Itu sama sekali tidak membantu," kata dia, merespons rencana pemerintah menaikkan harga MinyaKita.

Menurut dia, ibu-ibu cenderung berurusan dengan bahan pokok. Jika harga bahan pokok naik, itu sangat berdampak. Terutama ia sebagai pedagang nasi. Karena harga MinyaKita yang naik akan berdampak ke harga dagangannya. "Itu akan berasa banget," ucap dia, saat ditemui tengah berbelanja lengkuas, kunyit, untuk memasak dagangan nasinya.

Seorang pedagang sembako bercerita, MinyaKita masih laris di pasaran. Di tempatnya, minyak goreng tersebut banyak diminati pembeli. Dia menjual MinyaKita seharga Rp 17 ribu. "Kemarin-kemarin cuma Rp 16 ribu," tutur Bayu Muhammad, saat ditemui sedang menjual dagangannya di kios.

Menurut Bayu, kenaikan harga MinyaKita itu sudah naik sejak Idul Adha. Sebelumnya harga minyak goreng yang dibungkus pada plastik bening itu masih dijual dengan harga Rp 15 ribu. Belakangan minyak goreng yang tertulis harga Rp 14 ribu di bungkusan berukuran 1 liter itu, dijual Rp 17 ribu.

Walau harganya naik, kata Bayu, masih banyak konsumen membeli MinyaKita. Harganya masih di bawah Bimoli dan Sunco. Bayu menjual dua jenis minyak goreng itu seharga 20 ribu per liter. "Di pasaran harga MinyaKita pasti berubah," ucap dia, menanggapi rencana pemerintah menaikkan MinyaKita.

Sebelumnya Menteri Zulhas mengatakan akan menaikkan harga MinyaKita. Dia mengatakan, rencana meninggikan harga minyak goreng itu direncanakan dinaikkan minggu depan. Saat ini pemerintah masih berdiskusi perihal rencana kenaikan harga MinyaKita. "(Harga naik) minggu depan,” kata Zulhas kepada wartawan di Hotel Westin Surabaya, Kamis, 20 Juni 2024.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu telah memberi sinyal bahwa HET MinyaKita per liter Rp 14 ribu akan naik sebesar Rp 1.500, menjadi Rp 15.500. Menurut dia, kenaikan itu disebabkan harga minyak goreng rakyat itu harus menyesuaikan nilai tukar rupiah, yang kini merosot hingga Rp 16. 344 per dolar Amerika Serikat.

Pilihan Editor: FNKSDA Minta Nahdliyin Tidak Ikut PBNU Terima Izin Tambang

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mendag Zulhas Lepas Ekspor Pinang Jambi ke Arab Saudi dan Bangladesh

1 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas saat ditemui dalam acara pembagian daging kurban di Kementerian Perdagangan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Juni 2024. TEMPO/Han Revanda Putra.
Mendag Zulhas Lepas Ekspor Pinang Jambi ke Arab Saudi dan Bangladesh

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas melepas ekspor produk pinang dari Provinsi Jambi ke Arab Saudi dan Bangladesh.


KADI Beberkan Panjang Lebar soal Kriteria Perusahaan Asing yang Bisa Dikenai Bea Masuk Anti Dumping

1 hari lalu

Ketua Komite Anti Dumping Indonesia, Danang Prasta Danial. Foto : Kemendag
KADI Beberkan Panjang Lebar soal Kriteria Perusahaan Asing yang Bisa Dikenai Bea Masuk Anti Dumping

Kepada Tempo, Kepala KADI Danang Prasta Danial menjelaskan kriteria sebuah perusahaan asing bisa dikenai Bea Masuk Anti-dumping (BMAD).


Bea Masuk hingga Satgas untuk Berantas Impor Ilegal, Pengusaha Konveksi Ini Cerita Kondisi Sudah Kritis

2 hari lalu

Pekerja mengatur alur benang di sebuah pabrik kain skala kecil menengah di Desa Rancajigang, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Senin, 9 November 2020. Industri tekstil skala kecil akan semakin terpuruk akibat pandemi dan murahnya harga produk garmen impor. TEMPO/Prima Mulia
Bea Masuk hingga Satgas untuk Berantas Impor Ilegal, Pengusaha Konveksi Ini Cerita Kondisi Sudah Kritis

Ketua Ikatan Pengusaha Konveksi Berkarya Nandi Herdiaman menanggapi rencana pengenaan bea masuk hingga Satgas untuk memberantas impor tekstil ilegal.


Terkini: Erick Thohir Merespons 16 BUMN Dapat Suntikan PMN Rp 44,24 Triliun, Pengamat Sebut Upacara 17 Agustus di IKN Jadi Pertaruhan Keberlanjutan

2 hari lalu

Ketum PSSI Erick Thohir. PSSI.org
Terkini: Erick Thohir Merespons 16 BUMN Dapat Suntikan PMN Rp 44,24 Triliun, Pengamat Sebut Upacara 17 Agustus di IKN Jadi Pertaruhan Keberlanjutan

Menteri BUMN Erick Thohir merespons keputusan Komisi VI DPR menyetujui usulan PMN sebesar total Rp 44,24 triliun untuk 16 perusahaan pelat merah.


Zulhas: Ada Kaus Impor Rp50 Ribu, Pasti Masuknya Ilegal

3 hari lalu

Seorang pedagang melayani pembeli di Pasar Blok A Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2024) atau bertepatan dengan 22 Ramadhan 1445 Hijriah. ANTARA/Lia Wanadriani Santosa/am.
Zulhas: Ada Kaus Impor Rp50 Ribu, Pasti Masuknya Ilegal

Zulhas mengatakan kaus impor yang dijual hanya Rp50.000, maka patut diduga barang tersebut masuk dengan cara yang tidak sesuai ketentuan


Jokowi Resmikan Jokowi Learning Center di SMA Kebangsaan Lampung

3 hari lalu

Presiden Joko Widodo meresmikan Jokowi learning center di SMA Kebangsaan, Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Lampung pada Kamis, 11 Juli 2024. Foto Sekretariat Presiden
Jokowi Resmikan Jokowi Learning Center di SMA Kebangsaan Lampung

Presiden Joko Widodo meresmikan Gedung Jokowi Learning Center di SMA milik Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.


Jokowi Bantah PDIP soal Pengaruh Mertua Bobby Nasution: Partai Itu Pinter-pinter

3 hari lalu

Presiden Jokowi (kanan) bersama Menlu Retno Marsudi saat melepas bantuan kemanusiaan untuk Papua Nugini dan Afganistan melalui Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin, 8 Juli 2024. Indonesia juga mengirimkan paket bantuan berupa obat-obatan, bantuan makanan tambahan ibu hamil balita, bantuan obat-obatan malaria, bantuan hygiene kit dan water purifier. TEMPO/Subekti.
Jokowi Bantah PDIP soal Pengaruh Mertua Bobby Nasution: Partai Itu Pinter-pinter

Presiden Jokowi menyangkal pengaruh mertua kepada partai-partai yang mendukung menantunya Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024.


Industri Baja Lokal Berkontribusi Bangun IKN, Airlangga: Tuan Rumah di Negara Sendiri

3 hari lalu

Dua pekerja mengamati proses produksi baja di PT Gunung Steel Group di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, 26 Februari 2015. Penyerapan tenaga kerja di industri baja sebanyak 200.000 orang. TEMPO/Tony Hartawan
Industri Baja Lokal Berkontribusi Bangun IKN, Airlangga: Tuan Rumah di Negara Sendiri

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan kontribusi industri baja lokal terhadap pembangunan IKN menunjukkan baja nasional sudah menjadi tuan rumah di negeri sendiri.


Asosiasi Tekstil Desak Pemerintah Stop Impor 700 Produk

3 hari lalu

Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi IKM dan Pekerja Tekstil Nasional melakukan aksi demo di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Kamis 27 Juni 2024. Dalam aksinya buruh menolak praktik impor borongan/kubikasi dan praktik semua bentuk praktik impor ilegal serta menuntut Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan untuk segera memberantas sarang mafia impo yang selama ini bercokol di Direktorat Jenderal Bea Cukai. TEMPO/Subekti.
Asosiasi Tekstil Desak Pemerintah Stop Impor 700 Produk

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa Sastraatmadja mendesak pemerintah membatasi impor tekstil


Kemenperin Jelaskan soal Bea Masuk Antidumping 200 Persen: Khusus untuk Perusahaan yang Tidak Kooperatif

4 hari lalu

Jurnalis merekam gudang penyimpanan produk keramik dan tableware ilegal saat Ekspose Barang Hasil Pengawasan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 20 Juni 2024. Kemendag akan memusnahkan sebanyak 4.565.598 biji produk keramik dan tableware senilai Rp79.897.965.000 asal Cina karena tidak memiliki Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) SNI. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Kemenperin Jelaskan soal Bea Masuk Antidumping 200 Persen: Khusus untuk Perusahaan yang Tidak Kooperatif

Kemenperin menjelaskan memang ada Bea Masuk Antidumping (BMAD) tertinggi sebesar 199 persen, tapi untuk eksportir yang tidak kooperatif.