BPS: Penurunan Kemiskinan di Pedesaan Lebih Cepat Dibandingkan di Perkotaan

Suasana kawasan padat penduduk di bantaran kali, Kapung Melati, Tanah Abang, Jakarta, Rabu 30 Maret 2022.Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta merilis angka kemiskinan turun 0,05 persen menjadi 4,67 persen pada September 2021 dari 4,72 persen pada Maret 2021. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyatakan penurunan jumlah penduduk miskin di pedesaan lebih cepat dibandingkan di perkotaan. Meski sebetulnya tingkat kemiskinan di pedesaan maupun di perkotaan sama-sama mengalami penurunan, namun kondisi di pedesaan sudah kembali ke seperti sebelum pandemi Covid-19. 

"Sedangkan di perkotaan masih lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi," ujar Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual pada Jumat, 15 Juli 2022. 

Dari hasil survei BPS, tercatat 7,5 persen dari seluruh penduduk Indonesia merupakan penduduk miskin di perkotaan. Sedangkan, persentase jumlah penduduk miskin di pedesaan mencapai 12,29 persen. 

Hal itu didapat dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang berlangsung pada Maret dan September lalu. Adapun jumlah penduduk miskin pada Maret 2022 sebanyak 26,16 juta orang atau 9,54 persen penduduk Indonesia. Angka tersebut turun 0,34 juta orang terhadap September 2021 dan turun 1,38 juta orang terhadap Maret 2022.

Margo mengatakan kondisi tersebut menunjukkan terjadi tren penurunan kemiskinan di Indonesia. Artinya, perekonomian Indonesia mulai berangsur membaik. "Tetapi belum kembali ke kondisi sebelum pandemi," kata Margo.

Adapun jumlah penduduk miskin terbanyak berada di pulau Jawa, yaitu sebanyak 13,85 juta orang. Persentase jumlah penduduk miskin di Jawa mencapai 52,96 persen. Jumlah ini turun sebanyak 9,61 persen.

Sementara jumlah penduduk miskin kedua terbanyak berada di pulau Sumatera. Penduduk miskin tercatat mencapai 5,74 juta orang atau sebanyak 21,93 persen. Menurut Margo, angka ini juga turun sebanyak 9,49 persen. Lalu jumlah penduduk miskin ketiga terbanyak berasal dari pulau Bali dan Nusa Tenggara yaitu 2,07 juta jiwa atau sebesar 7,91 persen. 

Kemudian di Sulawesi, jumlah penduduk miskin mencapai 2,01 jiwa atau sebanyak 7,69 persen. Jumlah tersebut naik 10,02 persen. Sementara itu di Maluku dan Papua, jumlah penduduk miskin mencapai 1,51 juta orang atau 5,78 persen. Jumlah penduduk miskin di Maluku dan Papua turun sebanyak 19,89 persen. 

Jumlah penduduk miskin terkecil adalah di Kalimantan yaitu 0,92 juta. Persentase penduduk miskin di Kalimantan adalah 3,73 persen atau turun sebanyak 5,82 persen. "Namun seluruh pulau mengalami penurunan persentase kemiskinan," kata Margo. 

Baca: Penghentian Pengiriman TKI ke Malaysia, PM Malaysia: Saya Tak Mau Berlarut-larut

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Mentan: Bukan Masalah Impor Beras atau Tidak, Tapi Kenapa Harga Naik

8 jam lalu

Mentan: Bukan Masalah Impor Beras atau Tidak, Tapi Kenapa Harga Naik

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengaku selama ini tak pernah mempermasalahkan apakah pemerintah mengambil kebijakan impor beras atau tidak.


Kisruh Data Beras, BPS dan Bapanas Akan Validasi ke Lapangan

18 jam lalu

Kisruh Data Beras, BPS dan Bapanas Akan Validasi ke Lapangan

BPS melihat pengelolaan pemerintah terhadap stok beras domestik dinilai belum mumpuni sehingga masih perlu dibenahi.


Survei Voxpol, Mayoritas Masyarakat Berpendidikan Tinggi Pilih Anies Baswedan

18 jam lalu

Survei Voxpol, Mayoritas Masyarakat Berpendidikan Tinggi Pilih Anies Baswedan

Survei Voxpol Center Research and Consulting yang dilakukan pada November 2022, menunjukkan mayoritas masyarakat berpendidikan tinggi memilih Anies Baswedan.


Terpopuler Bisnis: BPS Ingatkan Tren Inflasi Desember Meningkat, Tiap Pekan Rapat Inflasi Digelar

1 hari lalu

Terpopuler Bisnis: BPS Ingatkan Tren Inflasi Desember Meningkat, Tiap Pekan Rapat Inflasi Digelar

Berita terpopuler di kanal ekonomi dan bisnis dimulai dengan kabar BPS memperingatkan kenaikan inflasi akan semakin tinggi pada Desember 2022.


Buka Suara Perbedaan Data Beras dari Kementan dan Bulog, Ini Penjelasan Lengkap BPS

1 hari lalu

Buka Suara Perbedaan Data Beras dari Kementan dan Bulog, Ini Penjelasan Lengkap BPS

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono buka suara ihwal perbedaan data pasokan beras di Kementerian Pertanian (Kementan) dan di Perum Bulog.


BPS Peringatkan Tren Inflasi Semakin Meningkat di Bulan Ini

1 hari lalu

BPS Peringatkan Tren Inflasi Semakin Meningkat di Bulan Ini

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono memperingatkan kenaikan inflasi akan semakin tinggi pada Desember 2022 ini.


Bapanas Sebut Pertimbangan Impor Beras Bukan Karena Persoalan Stok Tapi Harga

1 hari lalu

Bapanas Sebut Pertimbangan Impor Beras Bukan Karena Persoalan Stok Tapi Harga

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan pasokan cadangan beras di Bulog kini tersisa 514 ribu ton dan perlu ditambah hingga 1,2 juta ton sampai akhir tahun.


Lockdown Ketat di Cina, Apindo: Agak Miris

1 hari lalu

Lockdown Ketat di Cina, Apindo: Agak Miris

Apindo khawatir lockdown dapat berpengaruh signifikan terhadap transaksi kerja sama dengan Cina yang nilainya diperkirakan mencapai US$ 135 miliar.


Apindo Yakin Ekonomi RI 2023 5 Persen Lebih Meski Ketidakpastian Global Masih Sangat Tinggi

1 hari lalu

Apindo Yakin Ekonomi RI 2023 5 Persen Lebih Meski Ketidakpastian Global Masih Sangat Tinggi

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Hariyadi B. Sukamdani membeberkan proyeksi pertumbuhan ekononi Indonesia pada tahun 2023.


Jokowi Ingin Inflasi Ditangani seperti Covid-19, Tito: Setiap Minggu Dibahas dan Dievaluasi

1 hari lalu

Jokowi Ingin Inflasi Ditangani seperti Covid-19, Tito: Setiap Minggu Dibahas dan Dievaluasi

Jokowi mengklaim upaya pemerintah mengendalikan inflasi di Tanah Air sudah detail dan cukup berhasil.