Erick Thohir Bakal Bubarkan Merpati Air, Bagaimana Nasib Pesangon Karyawan?

Selasa, 17 Mei 2022 15:57 WIB

Pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA), dan Pesawat Garuda Indonesia. Dok.TEMPO/ Dimas Aryo

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bakal membubarkan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) atau Merpati Air. Staf khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, memastikan saat ini perusahaan sedang menjalani proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).

“Merpati dipastikan tidak akan terbang lagi. Kalau untuk (pembubaran) Merpati akan masuk ke sana, ke PKPU,” ujar Arya saat ditemui di Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Mei 2022.

Pembubaran maskapai pelat merah itu seiring dengan rencana penutupan BUMN lainnya. Dalam waktu yang sama, Erick Thohir berencana membubarkan PT Istaka Karya (Persero), PT Kertas Leces (Persero), dan PT Pembiayaan Armanda Niaga Nasional (Persero) atau PANN.

Arya mengatakan saat ini Merpati menghadapi masalah pembayaran sisa pesangon karyawan. Ia mengatakan proses penyelesaian tersebut akan mengikuti perjanjian awal antara perusahaan dan pegawai.

“Dulu ada perjanjian, mereka dibayar kalau ada investor masuk. Jadi mengenai karyawan, kami hanya mengikuti apa yang dulu diputuskan bersama,” katanya.

Arya berharap proses pembubaran BUMN akan selesai tahun ini. Dengan demikian, Kementerian dapat berfokus untuk menyehatkan perusahaan-perusahaan pelat merah yang masih eksis sehingga kinerjanya terdorong dan mencetak laba.

Merpati Air telah berhenti beroperasi sejak Februari 2014. Dalam kondisi tutup operasi, perusahaan masih memiliki utang pembayaran gaji kepada karyawan dan pesangon yang belum dibayar.

Kementerian BUMN mengambil jalan untuk merestrukturisasi Merpati melalui melalui PT. Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dengan skema penyertaan modal pemerintah. PMN yang disetujui pada 2015 adalah senilai Rp 500 miliar.






Desakan agar Holywings Tutup Permanen Menguat, Hotman Paris: 2.850 Karyawan Beragama Islam

6 jam lalu

Desakan agar Holywings Tutup Permanen Menguat, Hotman Paris: 2.850 Karyawan Beragama Islam

Hotman Paris Hutapea, mengingatkan adanya 3000 karyawan yang bekerja di Holywings. Dari jumlah itu, 2.850 di antaranya beragama Islam.


Erick Thohir: Tak Ada Ruang Pelecehan Seksual di BUMN, Kami Melindungi Korban

10 jam lalu

Erick Thohir: Tak Ada Ruang Pelecehan Seksual di BUMN, Kami Melindungi Korban

Erick Thohir menegaskan pelaku pelecehan seksual di kereta api yang viral di media sosial pada awal pekan ini akan diberikan sanksi hukum,


Terpopuler Bisnis: Zulkifli Hasan Bicara Harga Pangan dan Infrastruktur, Pelita Air untuk Milenial

18 jam lalu

Terpopuler Bisnis: Zulkifli Hasan Bicara Harga Pangan dan Infrastruktur, Pelita Air untuk Milenial

Berita terpopuler pada Sabtu lalu dimulai dari pernyataan Zulkifli Hasan soal penurunan harga pangan dan kaitannya dengan pembangunan infrastruktur.


Erick Thohir Dorong Pengguna Kereta Tak Ragu Melapor Jika Ada Indikasi Pelecehan Seksual

1 hari lalu

Erick Thohir Dorong Pengguna Kereta Tak Ragu Melapor Jika Ada Indikasi Pelecehan Seksual

Erick Thohir mendorong agar seluruh masyarakat pengguna kereta tak ragu melaporkan pada petugas jika mengetahui ada indikasi pelecehan seksual.


Disney, Meta Hingga Netflix: Perusahaan Amerika Serikat Dukung Hak Aborsi Karyawan

1 hari lalu

Disney, Meta Hingga Netflix: Perusahaan Amerika Serikat Dukung Hak Aborsi Karyawan

Sejumlah perusahaan Amerika Serikat, termasuk Walt Disney Co, Netflix hingga induk Facebook, Meta Platforms Inc, mendukung hak aborsi karyawannya


Erick Thohir: Pelita Air untuk Milenial, Garuda Tetap Layani Kelas Premium

1 hari lalu

Erick Thohir: Pelita Air untuk Milenial, Garuda Tetap Layani Kelas Premium

Erick Thohir memastikan maskapai Pelita Air dan Garuda Indonesia memiliki segmentasi pasar yang berbeda.


Kemenkeu Ungkap Mekanisme Pencairan PMN Garuda Usai Lolos PKPU

2 hari lalu

Kemenkeu Ungkap Mekanisme Pencairan PMN Garuda Usai Lolos PKPU

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) segera memperoleh penanaman modal negara (PMN), menyusul pencapaian homologasi


Eks Karyawan Merpati Sebut Pemeritah Tak Niat Bayar Pesangon Rp 318 Miliar

3 hari lalu

Eks Karyawan Merpati Sebut Pemeritah Tak Niat Bayar Pesangon Rp 318 Miliar

Pemerintah dinilai tak berniat membayar pesangon senilai Rp 318 miliar kepada para mantan pilot Merpati.


Setelah Garuda Lolos PKPU

4 hari lalu

Setelah Garuda Lolos PKPU

Garuda lolos PKPU setelah mayoritas krediturnya menyetujui proposal perdamaian. Namun, pengesahan homologasi ditunda.


Terpopuler Bisnis: Cara Garuda Bayar Utang yang Hampir Rp 143 Triliun, Jokowi Sentil BUMN

5 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Cara Garuda Bayar Utang yang Hampir Rp 143 Triliun, Jokowi Sentil BUMN

Kemarin, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyentil sejumlah perusahaan negara dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta.