Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 969 ribu

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas Antam, Jakarta, Selasa, 28 Juni 2020. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Petugas menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas Antam, Jakarta, Selasa, 28 Juni 2020. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam pada perdagangan Ahad, 3 Januari 2021, stabil atau sama dengan kemarin.

    "Harga emas batangan satu gram Rp 969.000," seperti ditulis dalam situs resmi logammulia.com pada Ahad.

    Berdasarkan situs logammulia.com, harga emas batangan Antam di butik Pulogadung, Jakarta hari ini, yaitu:

    1 gram Rp 969.000
    2 gram Rp 1.878.000
    3 gram Rp 2.792.000
    5 gram Rp 4.620.000
    10 gram Rp 9.185.000
    25 gram Rp 22.837.000
    50 gram Rp 45.959.000
    100 gram Rp 91.112.000
    250 gram Rp 227.515.000

    Sedangkan, harga emas berukuran 500 gram, yaitu Rp 454,8 juta. Dan harga emas batangan 1.000 gram yaitu Rp 909,6 juta.

    Harga emas pada 1 Januari sebesar Rp 965 ribu per gram. Adapun harga emas hari ini jauh lebih tinggi dibanding awal tahun yang sebesar Rp 771 ribu. Harga tersebut merupakan yang terendah tahun ini.

    Emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat London Bullion Market Association.

    Dalam situs itu, tertulis sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). "Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22," tulis situs tersebut.

    Baca: Awal 2021, Harga Emas Antam Naik Lagi jadi Rp 969 Ribu per Gram

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.