Teten Sebut Rasio UKM Indonesia di Rantai Pasok Global Rendah, Hanya 4,1 Persen

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki (tengah) mengamati produksi kain batik di industri batik Syukestex, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat 7 Agustus 2020. Dalam kunjungan itu, menteri menargetkan untuk mendorong seluruh UMKM naik kelas agar penyerapan tenaga kerja lebih besar, sehingga dapat mengurangi jumlah usaha-usaha mikro yang tidak terserap di sektor informal. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyinggung rasio partisipasi UKM Indonesia di rantai pasok global atau global supply-chain. Saatnya, rasionya hanya berada di angka 4,1 persen.

"Masih relatif rendah," kata Teten dalam webinar outlook 2021 di Jakarta, Selasa, 29 Desember 2020.

Rasio inilah, kata dia, yang sedang digenjot engan melakukan korporatisasi pada UKM. Mulai dari memberikan bantuan permodalan, terutama yang terdampak pandemi Covid-19, perbaikan proses bisnis, hingga mempercepat digitalisasi UKM.

Untuk perbaikan proses bisnis misalnya, sejumlah kelas daring diadakan kementerian selama pandemi ini. Salah satunya seperti kelas EDUKUKM.ID yang sudah diakses oleh 102.672 orang.

Lalu ada juga SPARC Campus yang telah diakses oleh 10.013 pelaku UKM. SPARC Campus ini diselenggarakan oleh Smesco Indonesia, yang saat ini dipimpin oleh Leonard Theosabrata, pendiri merek butik The Goods Dept.

Dalam percepata digitalisasi UKM, Teten menyebut saat ini sudah 2 juta UKM yang sudah go online selama pandemi. Sehingga saat ini, sudah 10,25 juta lebih UKM yang terhubung dengan ekosistem digital. "Sekitar 16 persen dari total populasi UKM," kata dia.

Teten optimistis angka ini akan terus berkembang. Sebab pada 2025, Google dan Temasek sudah mengestimasikan nilai transaksi ekonomi digital Indonesia mencapai Rp 1.826 triliun.

Selain itu pada 2019, Bank Indonesia juga sudah mencatat nilai transaksi ekonomi digital sudah mencapai Rp 265 triliun. "Dengan ataupun tanpa pandemi, transformasi digital adalah keniscayaan” kata Teten.

Baca: Total Restrukturisasi Kredit Rp 951,2 T, Sektor Non UMKM yang Terbesar






Menteri Teten: Smesco Hub Timur Buka Pasar UKM ke Mancanegara

5 jam lalu

Menteri Teten: Smesco Hub Timur Buka Pasar UKM ke Mancanegara

Bali bisa menjadi pintu untuk perdagangan Indonesia masuk ke pasar dunia.


UMKM Mengeluh Kesulitan Dapat Modal Usaha: Pemerintah Janji Kasih, Ternyata Enggak

1 hari lalu

UMKM Mengeluh Kesulitan Dapat Modal Usaha: Pemerintah Janji Kasih, Ternyata Enggak

Kesulitan memperoleh modal dialami karena pelaku UMKM jarang memiliki agunan atau kolateral.


Ancaman Resesi, Sandiaga Sebut 97 Persen Lapangan Kerja Dihasilkan UMKM

2 hari lalu

Ancaman Resesi, Sandiaga Sebut 97 Persen Lapangan Kerja Dihasilkan UMKM

Sandiaga Uno yakin ancaman resesi global yang diprediksi terjadi pada tahun 2023 dapat diantisipasi dengan sejumlah upaya penguatan UMKM.


Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Tahun 2023 Sebesar Rp 460 Triliun, Bisa Terserap?

2 hari lalu

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Tahun 2023 Sebesar Rp 460 Triliun, Bisa Terserap?

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut pemerintah menargetkan penyaluran KUR naik dari Rp 373 triliun menjadi Rp 460 triliun pada 2023.


Kunci UMKM Tahan Resesi Global Versi Teten: Daya Beli Terjaga dan Ada Jaminan Sosial

3 hari lalu

Kunci UMKM Tahan Resesi Global Versi Teten: Daya Beli Terjaga dan Ada Jaminan Sosial

Selama daya masyarakat terjaga dan ada jaminan sosial, Teten optimistis permintaan terharap produk-produk UMKM masih baik meski muncul resesi.


Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

7 hari lalu

Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo kembali menegaskan Indonesia diproyeksikan akan menjadi ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2030.


Bamsoet Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

7 hari lalu

Bamsoet Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengungkapkan indeks inklusi keuangan Indonesia.


Teguk Buka Gerai di New York, 80 Persen Menunya Tak Ada di Indonesia

9 hari lalu

Teguk Buka Gerai di New York, 80 Persen Menunya Tak Ada di Indonesia

Teguk resmi membuka gerainya di 248 Mott Street, New York, Amerika Serikat.


Ibaratkan Perikanan RI Seperti Raksasa Tertidur, Teten: Kalau Norwergia Ada Salmon, Kita Banyak Komoditas

11 hari lalu

Ibaratkan Perikanan RI Seperti Raksasa Tertidur, Teten: Kalau Norwergia Ada Salmon, Kita Banyak Komoditas

Teten Masduki mengibaratkan perikanan Indonesia seperti raksasa yang masih tertidur.


Menteri Teten Bidik 2,5 Juta Pelaku Usaha Mikro Kantongi Nomor Induk Berusaha Tiap Tahun

12 hari lalu

Menteri Teten Bidik 2,5 Juta Pelaku Usaha Mikro Kantongi Nomor Induk Berusaha Tiap Tahun

Teten Masduki menyatakan pemerintah menargetkan setiap tahun sebanyak 2,5 juta pelaku usaha mikro memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).