Menperin: Industri Pengolahan Non-migas Diprediksi Minus 2,22 Persen di 2020

Presiden Joko Widodo (kiri), Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (tengah) dan pemilik pabrik gula PT Prima Alam Gemilang Andi Syamsuddin Arsyad (kanan) berbincang mengunjungi gudang pabrik gula di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis 22 Oktober 2020. Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian pabrik gula berkapasitas giling hingga 12.000 ton cane per day (TCD) di Kabupaten Bombana. ANTARA FOTO/Biroperskepresiden

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut telah ada perbaikan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDBindustri pengolahan non-migas yang diharapkan terus berlanjut pada Triwulan IV 2020.

Namun demikian, untuk keseluruhan tahun sektor tersebut diperkirakan masih terkontraksi. "Pertumbuhan sektor ini sepanjang tahun 2020 masih terkontraksi dengan perbaikan pertumbuhan, yaitu tumbuh sebesar minus 2,22 persen," ujar Menperin dalam konferensi video, Senin, 28 Desember 2020.

Pada triwulan III pertumbuhan industri pengolahan non-migas berada pada angka minus 4,02 persen. Pada periode tersebut, hampir seluruh subsektor industri mengalami kontraksi.

Namun, terdapat beberapa subsektor yang mampu tumbuh positif, antara lain industri Kimia, Farmasi, dan Obat Tradisional sebesar 14,96 persen, Industri Logam Dasar sebesar 5,19 persen, Industri Pengolahan Lainnya, Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin & Peralatan sebesar 1,15 persen, serta Industri Makanan dan Minuman sebesar 0,66 persen.

"PMI Indonesia pun secara perlahan mulai meningkat bahkan menyentuh angka diatas 50 untuk bulan Agustus dan November," kata Agus. Kontribusi industri pengolahan terhadap ekonomi nasional pada triwulan III-2020 adalah sebesar 19,86 persen.

Tak berbeda dengan triwulan III, Agus mengatakan subsektor industri yang diproyeksikan tumbuh positif sepanjang 2020. Antara lain Industri Farmasi, Produk Obat Kimia dan Obat Tradisional; Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia; Industri Logam Dasar; serta Industri Makanan. "Pada 2021, diproyeksikan semua subsektor industri mampu tumbuh positif."

Pada tahun 2021, Agus memperkirakan pertumbuhan Industri Pengolahan Non Migas diproyeksikan naik menjadi 3,95 persen. Pemulihan itu diperkirakan terjadi dengan asumsi Pandemi Covid-19 dapat dikendalikan dan sudah ada vaksin sehingga aktivitas ekonomi mulai pulih.

Baca: Ekspor Diandalkan, Apindo: Kinerja Produk Nonkomoditas Perlu Dipacu

CAESAR AKBAR






Utang Pemerintah Naik, Kini Tembus Rp 7.236,61 Triliun

19 jam lalu

Utang Pemerintah Naik, Kini Tembus Rp 7.236,61 Triliun

Utang pemerintah hingga posisi akhir Agustus 2022 telah sebesar Rp 7.236,61 triliun. Angka itu naik sekitar 1,01 persen atau Rp 73,49 triliun dari posisi Juli 2022 sebesar Rp 7.163,12 triliun.


Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

1 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

IHSG menutup sesi di level 7.077,0 atau 0,49 persen lebih rendah daripada angka penutupan Selasa, 27 September 2022 di level 7.112,4.


Luhut Ungkap Sedang Kaji Kontribusi Ekonomi Maritim terhadap PDB Nasional Bersama BRIN

2 hari lalu

Luhut Ungkap Sedang Kaji Kontribusi Ekonomi Maritim terhadap PDB Nasional Bersama BRIN

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan ia dan BRIN sedang mengkaji kontribusi ekonomi maritim produk domestik bruto atau PDB Indonesia.


Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

7 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim Indonesia memiliki tiga prestasi dalam mengahadapi pandemi yang berlangsung sejak awal 2020 itu.


Pemerintah Terus Genjot Infrastruktur, Ekonom Soroti Dampaknya ke Neraca Perdagangan

12 hari lalu

Pemerintah Terus Genjot Infrastruktur, Ekonom Soroti Dampaknya ke Neraca Perdagangan

Direktur Celios Bhima Yudhistira menyoroti pemerintah yang hingga kini masih menggenjot pembangunan infrastruktur dan dampaknya ke neraca perdagangan.


Sri Mulyani: Dampak Krisis Iklim Lebih Besar dari Pandemi Covid-19, Harus Ada Solusi

14 hari lalu

Sri Mulyani: Dampak Krisis Iklim Lebih Besar dari Pandemi Covid-19, Harus Ada Solusi

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan perubahan iklim tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial masyarakat, tapi juga ekonomi secara keseluruhan.


RI Bisa Menjadi Negara Maju di 2045, Bappenas: Jika Tiap Tahun Ekonomi Tumbuh 7 Persen

17 hari lalu

RI Bisa Menjadi Negara Maju di 2045, Bappenas: Jika Tiap Tahun Ekonomi Tumbuh 7 Persen

Bappenas menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata setiap tahun harus mencapai 6 hingga 7 persen secara tahunan agar menjadi negara maju.


Rentetan Imbas Kenaikan Tarif Ojol: dari Inflasi, PDB Hingga Jumlah Penduduk Miskin

17 hari lalu

Rentetan Imbas Kenaikan Tarif Ojol: dari Inflasi, PDB Hingga Jumlah Penduduk Miskin

Selain memicu lonjakan inflasi, kenaikan tarif ojol akan berimbas pada berkurangnya PDB hingga pertambahan jumlah penduduk miskin.


Kadin: Pinjol Ilegal Kalau Tak Dibereskan Sekarang, Bisa Rusak Tatanan Industri Keuangan

20 hari lalu

Kadin: Pinjol Ilegal Kalau Tak Dibereskan Sekarang, Bisa Rusak Tatanan Industri Keuangan

Kadin menyatakan pinjaman online atau pinjol ilegal telah merusak tatanan dan reputasi industri keuangan digital di Indonesia.


Penjualan Mobil Listrik di GIIAS 2022 Lampaui Tahun Lalu, Menperin Bilang Begini

20 hari lalu

Penjualan Mobil Listrik di GIIAS 2022 Lampaui Tahun Lalu, Menperin Bilang Begini

Sebanyak 1.594 mobil listrik terjual dalam pameran otomotif GIIAS 2022. Pertumbuhan kendaraan listrik didorong dengan cara menarik investasi.