Libur Natal, Pertamina Pastikan Kesiapan Fasilitas BBM di Jalur Tol dan Wisata

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas SPBU dengan menggunakan alat pelindung wajah melayani pengendara di SPBU 34-16113, Cilendek, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa, 5 Mei 2020. Petugas SPBU yang berhubungan langsung dengan pengendara tersebut menggunakan alat pelindung wajah sebagai upaya untuk melindungi diri, keluarganya maupun orang lain dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA

    Petugas SPBU dengan menggunakan alat pelindung wajah melayani pengendara di SPBU 34-16113, Cilendek, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa, 5 Mei 2020. Petugas SPBU yang berhubungan langsung dengan pengendara tersebut menggunakan alat pelindung wajah sebagai upaya untuk melindungi diri, keluarganya maupun orang lain dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Puncak arus libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Tol Jakarta-Cikampek hingga Kanci - Pejagan masih terjadi hingga hari ini. Peningkatan arus kendaraan sudah terasa sejak kemarin. Mengantisipasi hal tersebut, PT Pertamina (Persero) memastikan seluruh lembaga penyalur siaga melayani kebutuhan BBM bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

    CEO Subholding Commercial & Trading Pertamina Mas'ud Khamid mengatakan dalam momentum hari raya keagamaan ini, pihaknya melalui tim Satuan Tugas (Satgas) Nataru senantiasa siaga untuk melayani, berbagi, dan mengedukasi masyarakat.

    "Selain memastikan keamanan pasokan serta fasilitas BBM dan LPG, kami ingin turut berbagi kebahagiaan dan suka cita untuk masyarakat yang merayakan Hari Natal. Serta tidak lupa mengedukasi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan agar perjalanan aman dan nyaman," kata Mas'ud dalam keterangan tertulis, Kamis, 23 Desember 2020.

    Dalam tinjauannya di SPBU Rest Area Km 57 Karawang, Mas'ud menyerahkan bantuan keagamaan dengan nilai total Rp 100 juta untuk dua gereja yaitu Gereja HKBP Pancawati dan Gereja Katholik Kristus Raja di wilayah Karawang, Jawa Barat.

    "Ini adalah wujud komitmen kami yaitu Pertamina berbagi. Kami harap bantuan tersebut dapat memberikan kebahagiaan di hari raya ini," tuturnya.

    Turut hadir bersama Mas'ud, Komisaris PT Pertamina (Persero) Condro Kirono. Dalam kesempatan tersebut Condro turut memberikan apresiasi kepada para operator SPBU dan Awak Mobil Tangki di jalur Tol Trans-Jawa, sebagai garda terdepan yang selalu siaga melayani penyaluran energi untuk masyarakat.

    "Karena telah melayani konsumen dengan baik, kami turut memberikan apresiasi dan motivasi kepada operator dan AMT yang tetap siaga bekerja keras, menjalankan amal mulia di hari besar sebagai garda terdepan penyaluran BBM," tuturnya.

    Di wilayah Jawa Bagian Barat (JBB) yakni Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, Pertamina mencatat peningkatan konsumsi BBM berkualitas yakni Pertamax Turbo dan Dexlite.

    Adapun konsumsi Pertamax Turbo (RON 98) meningkat hingga lebih dari 100 persen, yakni lebih dari 660 KL dibandingkan konsumsi harian normal yaitu sekitar 300 KL. Sedangkan Dexlite (Cetane Number 51) naik sekitar 21 persen atau lebih dari 290 KL dibandingkan konsumsi normal harian yakni sekitar 240 KL.

    “Pola konsumsi seperti ini terjadi karena konsumen sudah makin bijak memilih bahan bakar yang bisa mendukung kinerja mesin kendaraan lebih baik, mengingat mereka harus menempuh perjalanan jauh,” kata Executive General Manager Regional JBB Werry Prayogi.

    Seperti masa Satgas Nataru tahun sebelumnya, Werry menambahkan, pihaknya turut menyiagakan sejumlah layanan tambahan di jalur Tol Jakarta - Cikampek, Tol Kanci - Pejagan, hingga kawasan wisata jalur selatan Priangan Timur.

    Sejumlah layanan Satgas Nataru yang sudah dapat digunakan masyarakat yang melintas di jalur tol dan wisata wilayah Jawa Bagian Barat yakni 10 unit SPBU kantong (mobile storage), 10 titik SPBU modular, 17 armada motorist Pertamina Delivery Service, serta 2 unit mobil tangki PTO (berdispenser).

    "Selain SPBU, kami turut maksimalkan layanan tersebut untuk mempermudah masyarakat yang dalam perjalanan mendapatkan BBM," ungkapnya.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.