Kapal Cina Diduga Terlibat Pencurian Ikan di Natuna Utara

Sekumpulan kapal tangkap ikan ilegal asal Cina di perairan Korea yang terungkap lewat penggunaan teknologi satelit 2017-2018. GLOBAL FISHING WATCH

TEMPO.CO, Jakarta – Indonesia Ocean Justice Intiative mendapati sebuah kapal berbendera Cina, yakni Lu Rong Yuan Yu 701, memasuki kawasan Laut Natuna Utara pada 22 Juli 2020. Sistem identifikasi otomatis atau AIS kapal asing di bawah pengelolaan South Pacific Regional Fisheries Management Organization itu menunjukkan bahwa kapal masuk ke perairan Indonesia melalui Selat Malaka.

Organisasi menduga kapal Cina ini melakukan tindak pencurian ikan alias illegal fishing berdasarkan sejumlah hasil analisis terhadap gejala yang ditunjukkan melalui sistem operasionalnya. “Kecepatan kapal saat longline diturunkan berada di antara 4,5-11,5 knot persegi,” tulis hasil analisis organisasi itu dalam laporan yang diterima Tempo, Senin, 27 Juli 2020.

Di samping itu, ada ciri-ciri lain yang memperkuat dugaan pencurian ikan. Misalnya posisi alat tangkap yang dibentangkan dalam keadaan lurus dan kapal akan menunggu sampai alat tersebut selesai diturunkan.

Indikasi lainnya adalah kapal asing itu berputar balik ke posisi sewaktu alat tangkap diturunkan sambil menariknya dari air dengan kecepatan rata-rata 6 knot. Perkiraan waktu penarikan alat tangkap ini berkisar 11 jam atau lebih.

Kapal Lu Rong Yuan Yu 701 memiliki ukuran 1.49t6 GT. Kapal ini dimiliki oleh sebuah perusahaan yang bergerak di sektor perikanan dan berbasis di Kota Shandong, Cina. Indonesia Ocean Justice Intiative mencatat kapal sudah meninggalkan Laut Natuna pada 24 Juli 2020.

Selain kapal Cina, pada 21 Juli 2020, hasil pencitraan satelit ESA Sentinel-2 merekam 54 kapal juga diduga melakukan kegiatan pencurian ikan di titik yang sama, yakni Natuna Utara. Puluhan kapal itu terekam berpasang-pasangan dalam melancarkan operasinya.

Namun, kapal itu tidak mengaktifkan transimitter sehingga informasi mengenai kecepatan, identitas kapal, hingga alat tangkap yang digunakan tidak dapat dideteksi secara lebih detail. Meski demikian, Indonesia Ocean Justice Intiative mendapati pola operasi kapal-kapal itu seragam, yakni bergerak secara berbarengan dengan kecepatan yang konstan. Jarak antar-kapal pun lebih kurang 300-400 meter.

Indonesia Ocean Justice Intiative telah mengirimkan hasil ini sebagai rekomendasi kepada beberapa instansi, salah satunya Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dikonfirmasi terkait laporan tersebut, Direktur Penanganan Pelanggaran Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP Drama Panca Putra belum memberikan keterangan.






Kapal Penjaga Pantai Cina Masuk Natuna Perairan ZEE Indonesia, Diduga Sempat Intimidasi Nelayan

13 hari lalu

Kapal Penjaga Pantai Cina Masuk Natuna Perairan ZEE Indonesia, Diduga Sempat Intimidasi Nelayan

Kapal penjaga pantai Cina kembali kedapatan masuk perairan Natuna bagian Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, pada 8 September 2022.


Pemerintah Biak Minta Garuda Tambah Penerbangan untuk Dukung Ekspor

31 hari lalu

Pemerintah Biak Minta Garuda Tambah Penerbangan untuk Dukung Ekspor

Jika frekuensi penerbangan Garuda Indonesia bertambah, volume ekspor perikanan dari investor ke negara tujuan ekspor bisa lebih meningkat.


BUMN Perikanan Ungkap Penyebab Belum Bisa Masuk Pasar Ekspor Eropa

39 hari lalu

BUMN Perikanan Ungkap Penyebab Belum Bisa Masuk Pasar Ekspor Eropa

PT Perusahaan Perikanan Indonesia (Perindo) mematok target ekspor sebesar 25 persen pada tahun ini.


Kepala BMKG: Perubahan Iklim Ancam Produktivitas Hasil Panen dan Tangkap Ikan

50 hari lalu

Kepala BMKG: Perubahan Iklim Ancam Produktivitas Hasil Panen dan Tangkap Ikan

BMKG akan terus berupaya meningkatkan layanan informasi cuaca dan iklim baik untuk kepentingan publik serta untuk kepentingan pengguna khusus.


Kapal Asing Pertama Tiba di Ukraina untuk Angkut Gandum

52 hari lalu

Kapal Asing Pertama Tiba di Ukraina untuk Angkut Gandum

Kapal asing pertama berbendera Barbados tiba di pelabuhan Ukraina untuk mengekspor gandum.


KKP Beri Pelatihan 200 Calon Wirausaha Sektor Perikanan yang Lolos Seleksi

53 hari lalu

KKP Beri Pelatihan 200 Calon Wirausaha Sektor Perikanan yang Lolos Seleksi

KKP menjaring 200 calon wirausaha baru yang diharapkan dapat menjadi penggerak usaha perikanan di berbagai wilayah.


Kejar Target Ekspor Perikanan US$ 8,2 Miliar, Pemerintah Perbaiki Kualitas Petugas Mutu

54 hari lalu

Kejar Target Ekspor Perikanan US$ 8,2 Miliar, Pemerintah Perbaiki Kualitas Petugas Mutu

Kemenko Marves bakal memperkuat kualitas petugas mutu, untuk mewujudkan target RPJMN 2020-2024 dalam bidang pengelolaan kemaritiman dan kelautan.


Menteri KKP Sebut Smart Fisheries Village di Banyumas Selesai Akhir 2022

57 hari lalu

Menteri KKP Sebut Smart Fisheries Village di Banyumas Selesai Akhir 2022

Smart fisheries village merupakan program yang dikembangkan KKP untuk memperkuat kemandirian desa yang berbasis usaha perikanan.


8 Investor Domestik Garap Sektor Perikanan Indonesia Timur, KKP: Dari Sumbawa hingga Mimika

59 hari lalu

8 Investor Domestik Garap Sektor Perikanan Indonesia Timur, KKP: Dari Sumbawa hingga Mimika

KKP menyatakan ada sebanyak delapan investor domestik yang menyampaikan minatnya untuk berinvestasi senilai Rp156 miliar.


KKP Siap Implementasikan Penangkapan Ikan Terukur Mulai Agustus

29 Juli 2022

KKP Siap Implementasikan Penangkapan Ikan Terukur Mulai Agustus

KKP mengatakan sudah siap mengimplementasikan kebijakan penangkapan ikan terukur berbasis kuota.