Akibat Corona, Ekonomi Jepang Rugi hingga U$ 6 Miliar

Reporter

Editor

Rahma Tri

Pesawat All Nippon Airways (ANA). REUTERS/Toru Hanai

TEMPO.CO, Jakarta -  Associate Professor Fukuoka Women’s University, Tetsu Konishi, mengatakan bahwa pandemi virus corona atau Covid-19 telah memberikan pukulan tersendiri bagi perekonomian Jepang. Menurutnya banyak sektor yang terimbas  penyebaran virus corona tersebut.

"Jepang kehilangan ekonomi mencapai U$ 6 miliar sebagai dampak dari Covid-19. Dampak yang sangat besar bagi ekonomi Jepang," katanya saat diskusi virtual bersama Indef, Sabtu 25 April 2020.

Pandemi virus corona di Jepang juga telah memukul sektor manufaktur yang menyebabkan pertumbuhannya pada kuartal pertama 2020 tertekan hingga minus 22,4 persen, dan sektor non-manufaktur tumbuh negatif 20,2 persen.

Selain sektor manufaktur, Konishi menjelaskan, yang mengalami dampak paling parah adalah sektor pariwisata. Hal itu dimulai sejak pemerintah Jepang mengumumkan pembatasan wilayah setelah kasus positif covid-19 pertama ditemukan pada awal Februari 2020.

Hanya dalam waktu sebulan saja, kata Konishi, Jepang sudah mengalami penurunan kunjungan wisatawan mancanegara hampir 50 persen, dari 8,6 juta di 20 Januari, menjadi 4,9 juta di 20 Februari 2020.

Adapun, penurunan jumlah wisatawan terbesar berasal dari Cina yang telah lebih dulu mengalami dampak Covid-19. Lalu disusul Taipei, Hongkong, Korea Selatan, dan Singapura.

"Dampak kepada industri pariwisata di Jepang turun ke 4,9 juta di Februari 2020. Penurunan terbesar berasal dari Cina menjadi 0,7 juta setelah januari tumbuh 3,1 juta kunjungan," ucap Konishi.

Bahkan, salah satu maskapai nasional asal Jepang All Nippon Airways mengalami penurunan pendapatan hingga menyebabkan defisit mencapai U$ 600 miliar. Penyebabnya, sebanyak 40 persen penerbangan domestik telah mengalami penurunan, sementara penerbangan internasional turun hingga 90 persen.






Jepang Beri Bebas Visa untuk Wisatawan dari 68 Negara, termasuk Indonesia

3 jam lalu

Jepang Beri Bebas Visa untuk Wisatawan dari 68 Negara, termasuk Indonesia

Wisatawan dari 68 negara yang ingin memasuki Jepang untuk kunjungan jangka pendek tidak perlu lagi mengajukan visa.


Kemenparekraf Sebut Keberagaman Motif Batik Bisa Jadi Media Promosi Wisata

19 jam lalu

Kemenparekraf Sebut Keberagaman Motif Batik Bisa Jadi Media Promosi Wisata

Keunikan motif yang dibuat oleh para pebatik dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke tempat asal batik tersebut dibuat.


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

19 jam lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

23 jam lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Tinjau Glamping di Yogya, Sandiaga Uno Minta ASEAN Tourism Forum 2023 Dimatangkan

1 hari lalu

Tinjau Glamping di Yogya, Sandiaga Uno Minta ASEAN Tourism Forum 2023 Dimatangkan

Sandiaga melihat layanan akomodasi glamping yang menyebar ke pinggiran kota menjadi bagian ekosistem yang mendukung keberadaannya.


Inoki, Politisi dan Pegulat Jepang yang Pernah Tantang Ali, Meninggal

2 hari lalu

Inoki, Politisi dan Pegulat Jepang yang Pernah Tantang Ali, Meninggal

Antonio Inoki, bintang gulat Jepang, politisi, dikenal luas karena melawan petinju legendaris Muhammad Ali, meninggal karena sakit langka


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

2 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Kawasan Jajanan Kya-kya, Surabaya, Sudah Dikenal Sejak Masa SriwiJaya

2 hari lalu

Kawasan Jajanan Kya-kya, Surabaya, Sudah Dikenal Sejak Masa SriwiJaya

Kya-Kya didirikan pada 31 Mei 2003, di hari ulang tahun Surabaya. Masyarakat menyukainya, namun hanya bertahan lima tahun. Kini Kya-kya dibuka lagi.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

3 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Pendaftaran Tour de Bintan Diperpanjang, Persiapan Rute Sudah 95 Persen

3 hari lalu

Pendaftaran Tour de Bintan Diperpanjang, Persiapan Rute Sudah 95 Persen

Tour de Bintan akan membuka image dunia bahwa pariwisata di Indonesia, khususnya Kepri sudah berjalan baik.