Layanan Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan Dihentikan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sejumlah calon penumpang saat menunggu kedatangan bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, 30 Mei 2019. Memasuki H-6 menjelang Lebaran 2019, Terminal Kampung Rambutan Mulai dipadati oleh Pemudik yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan hari raya Idul Fitri 1440 H. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Suasana sejumlah calon penumpang saat menunggu kedatangan bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, 30 Mei 2019. Memasuki H-6 menjelang Lebaran 2019, Terminal Kampung Rambutan Mulai dipadati oleh Pemudik yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan hari raya Idul Fitri 1440 H. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur resmi telah menghentikan layanan bus antar kota antar provinsi (AKAP) dalam rangka pencegahan wabah virus corona atau Covid-19.

    Kepala Terminal Kampung Rambutan Made Jhoni mengatakan kebijakan tersebut sesuai dengan surat edaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta nomor 1588/-I.819.611 terkait Penghentian Layanan Bus AKAP, Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP) dan Pariwisata yang ditandatangani Kadishub DKI Syafrin Liputo.

    "Ditutup untuk layanan AKAP sampai dengan waktu yang diinfokan selanjutnya," ujar Made, Senin, 30 Maret 2020.

    Made juga mencatat adanya penurunan jumlah penumpang 60-70 persen bila dibandingkan hari normal. Situasi Terminal Kampung Rambutan pada Senin siang masih sepi dari aktivitas penumpang.

    Guna mengantisipasi keberangkatan maupun kedatangan penumpang, pihaknya bekerja sama dengan pihak kepolisian melakukan pengawasan di lapangan.

    Dalam surat tersebut tercantum lima arahan terkait mitigasi corona atau COVID-19 yang wajib diterapkan di seluruh terminal bus di Jakarta. Arahan yang dimaksud di antaranya menghentikan operasional layanan semua bus AKAP, antar jemput antar provinsi (AJAP) dan bus pariwisata.

    AKAP dan AJAP yang stop operasinya adalah yang memiliki trayek asal-tujuannya Provinsi DKI Jakarta. Adapun bus pariwisata yang distop beroperasi berdomisili di wilayah DKI Jakarta.

    Selanjutnya adalah penghentian operasional layanan bus di dalam terminal maupun lokasi lainnya di wilayah Kota Jakarta. Ketentuan itu berlaku sejak tanggal 30 Maret 2020 Pukul 18.00 WIB.

    "Iya benar seperti surat demikian. Mulai jam 18.00 WIB dari terminal juga sudah tidak ada penurunan dan keberangkatan penumpang," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.