Kemenhub Usul Ada Helikopter Siaga di Jalan Tol Japek II

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial proyek konstruksi jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II di Bekasi, Jumat, 27 Juli 2018. Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II ditargetkan selesai dan sudah beroperasi pada 2019. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Foto aerial proyek konstruksi jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II di Bekasi, Jumat, 27 Juli 2018. Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II ditargetkan selesai dan sudah beroperasi pada 2019. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Tempo.Co, Jakarta - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setyadi mengusulkan adanya landasan parkir untuk helikopter atau helipad di jalan tol Japek layang atau Jakarta Cikampek . Dia mengatakan helikopter akan digunakan untuk mengevakuasi bila terjadi kecelakaan di jalan tol layang tersebut.

    Evakuasi kecelakaan di jalan tol layang akan merepotkan karena fasilitas seperti lokasi untuk memutar balik atau u turn dan akses tangga ke bawah belum semua rampung. Akses ke bawah, baru ada dua dan terbatas untuk orang saja bukan mobil.

    "Dulu saya pernah usul ke Jasa Marga, kalau bisa asosiasi tol buat baru helipad dan siapkan helikopter. Kalau ada kecelakaan, nanti heli itu yang evakuasi," ujar Budi Setyadi usai peresmian Tol Jakarta-Cikampek 2 Elevated di KM 38, Cikarang, Kamis, 12 Desember 2019.

    Dia mengatakan, saat ini Direktur Utama PT Jasa Marga(Persero) Tbk, Desi Arryani sedang membahas dan mempertimbangkan hal tersebut dengan berbagai pihak. Budi juga mengatakan saat ini terus berkoordinasi dengan Korlantas untuk membuat standar operasional atau SOP untuk evakuasi kecelakaan.

    "Tapi saya tekankan dalam kesempatan ini, sudah kami batasi kecepatan 80 per 60 KM/jam. Saya sudah coba. Kalau kecepatan 80 km per jam, potensi kecelakaan itu kecil. Tapi kalau di atas 80 km per jam, apalagi mobil kecil agak riskan," ujar dia.

    Aturan batas kecepatan itu, kata Budi, akan diawasi secara proaktif oleh kepolisian dengan melakukan patroli rutin.

    Siang ini, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan jalan tol layang Jakarta-Cikampek. Dia berharap tidak ada lagi keluhan masyarakat mengenai kemacetan, setelah tol layang terpanjang itu diresmi beroperasi.

    "Banyak keluhan ke saya yang lewat Jakarta - Ciikampe macetnya berjam-jama kita harapkan selesainya Jakarta - Cikampek elevated 2 ini maslah itu tidak ada lagi,‎" kata Jokowi, saat meresmikan.

    Adapun Tol Layang Jakarta-Cikampek memiliki panjang 38 kilometer. Ruas jalan tol Japek II itu terbentang dari Cikunir hingga Kerawang Barat (km 9+500 sampai dengan km 47+500). Biaya investasi pembangunan tol layang ini sekitar Rp 16,23 triliun. Biaya konstruksi mencapai Rp 11,69 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.