Mendag Sampaikan Simpati dari 16 Negara untuk Wiranto

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan secara simbolis Balai Pengawasan Tertib Niaga di Medan, Sumatra Utara, hari ini, Rabu (9/10).

    Menteri perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan secara simbolis Balai Pengawasan Tertib Niaga di Medan, Sumatra Utara, hari ini, Rabu (9/10).

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyampaikan simpati yang disampaikan 16 negara peserta Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) atas insiden penusukan yang menimpa Menko Polhukam Wiranto.

    "Saya baru tiba dari Bangkok kemarin, sidang RCEP dengan 16 negara," kata Enggartiasto, usai menjenguk Wiranto, di RSPAD, Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019.

    Ia mengatakan delegasi dari 16 negara peserta RCEP atau Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional dalam sidang itu menyampaikan rasa simpati dan doa untuk kesembuhan Wiranto.

    Enggartiasto mengunjungi Wiranto yang sedang dirawat di RSPAD Gatot Soebroto akibat penusukan yang dialaminya saat kunjungan di Pandeglang, Banten, Kamis, 10 Oktober 2019.

    Namun, Mendag tidak sempat berbincang dengan Wiranto karena tengah beristirahat dan hanya berbincang dengan menantu serta keluarga yang menungguinya.

    Enggartiasto menyampaikan kondisi kesehatan Wiranto semakin membaik dari penjelasan yang disampaikan keluarga maupun pihak RS.

    Menkopolhukam sekaligus Ketua Umum PP PBSI Wiranto diserang oleh orang tidak dikenal saat melakukan kunjungan kerja di daerah Pandeglang, Banten pada Kamis siang. Akibat penyerangan tersebut, Wiranto dikabarkan terkena dua tusukan di perut dan sempat dirawat di RSUD Berkah, Pandeglang, sebelum dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.