Tekanan Eksternal Masih Kuat, Rupiah Diprediksi Kembali Melemah

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menjual mata uang dolar di money changer kawasan Kwitang, Jakarta, 25 Agustus 2015. Mata uang rupiah pada transaksi hari ini, Selasa 25 Agustus 2015, semakin tertekan terhadap nilai tukar dolar Amerika Serikat di level Rp14.060 per Dolar AS. TEMPO/Subekti

    Warga menjual mata uang dolar di money changer kawasan Kwitang, Jakarta, 25 Agustus 2015. Mata uang rupiah pada transaksi hari ini, Selasa 25 Agustus 2015, semakin tertekan terhadap nilai tukar dolar Amerika Serikat di level Rp14.060 per Dolar AS. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta  pada hari ini diprediksi masih melanjutkan pelemahan pada awal pekan. "Dalam perdagangan hari ini rupiah masih akan melemah karena tekanan dari eksternal masih cukup kuat," kata Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, Selasa, 8 Oktober 2019.

    Indeks dolar pada awal pekan menguat seiring memudarnya kekhawatiran resesi setelah data penciptaan lapangan kerja di luar sektor pertanian (non-farm payroll) periode September 2019 versi resmi yang diumumkan Pemerintah Amerika Serikat sebanyak 136.000 orang. Angka itu di bawah ekspektasi 145.000 orang.

    Meski begitu, tingkat pengangguran untuk periode yang sama tercatat turun ke level 3,5 persen, dari yang sebelumnya 3,7 persen pada bulan Agustus. Tingkat pengangguran AS di level 3,5 persen tersebut merupakan yang terendah dalam 50 tahun terakhir. Selain itu, investor tampaknya masih memantau arah pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina.

    Adapun faktor domestik berupa penurunan cadangan devisa September 2019 dari US$ 126,4 miliar menjadi US$ 124,3 miliar. Penurunan itu mencapai level terendah sejak bulan Juni 2019.

    Data tersebut juga memengaruhi pergerakan rupiah. Ibrahim memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp 14.130 per dolar AS hingga Rp 14.200 per dolar AS. Adapun pada pukul 9.40, rupiah masih bergerak stagnan atau sama dibanding posisi sebelumnya di level Rp 14.163 per dolar AS.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.