Hari Ini Rupiah Diprediksi Terus Melemah

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas penukaran mata uang asing menghitung uang pecahan 100 dolar AS di lokasi penukaran uang di kawasan Kwitang, Jakarta, 28 Maret 2018. Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.745 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (28/3/2018). TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas penukaran mata uang asing menghitung uang pecahan 100 dolar AS di lokasi penukaran uang di kawasan Kwitang, Jakarta, 28 Maret 2018. Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.745 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (28/3/2018). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa, 17 September 2019, diprediksi melemah seiring pelemahan mata uang regional Asia.

    Pada pukul 10.22 WIB, rupiah melemah 63 poin atau 0,45 persen menjadi Rp 14.105 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya yaitu Rp14.042 per dolar AS.

    "Dolar Hong Kong dolar dan dolar Singapura dibuka melemah terhadap dolar AS, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini," kata ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Selasa.

    Awal pekan, rupiah melemah dipicu dua kilang minyak Arab Saudi di provinsi Abqaiq dan Khurais yang mendapat serangan dari pesawat nirawak. Kilang Abqaiq beberapa kali menjadi sasaran serangan mengingat kilang di propinsi Abqaiq ini mampu menghasilkan 7 juta barel minyak setiap hari.

    "Serangan tersebut menambah ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang sedang memanas dengan adanya sanksi AS terhadap Iran," ujar Lana.

    Dari eksternal lainnya, beberapa data ekonomi Cina menunjukkan perlambatan. Data pertumbuhan produksi sektor industri turun 4,4 persen (yoy), terendah sejak Februari 2002, diikuti perlambatan ekspor sektor industri, dan penjualan ritel.

    Kemungkinan bank sentral Cina (PBoC) akan memangkas suku bunga acuan pada pertemuan minggu ini.

    Dari domestik, neraca perdagangan Agustus 2019 tercatat surplus sebesar 85,1 juta dolar AS, karena turunnya impor yang lebih besar daripada turunnya ekspor.

    Kinerja neraca perdagangan dalam dua bulan pertama di kuartal III 2019 tercatat membaik, yang bisa membantu menjaga pertumbuhan ekonomi pada kuartal ini.

    Lana memprediksi rupiah hari ini akan bergerak melemah di kisaran Rp 14.050 per dolar AS hingga Rp 14.100 per dolar AS.

    Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa ini menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp 14.100 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.020 per dolar AS.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.