2020, Warga Jawa Timur yang Ingin Naik Bus Mesti Pake E-Tiket

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 18 Juni 2019. ANTARA/Agus Salim

    Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 18 Juni 2019. ANTARA/Agus Salim

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menargetkan sistem pembayaran tiket bus di seluruh wilayah Jawa Timur di tahun depan berganti ke bentuk digital. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah melancarkan Gerakan Nasional Non-Tunai atau GNNT. 
     
    "Jadi gini, yang masih menjadi mimpi saya adalah bagaimana para penumpang bus bisa mengakses e-tiket seperti halnya mereka mengakses tiket kereta. Mereka (penumpang) bisa (membeli tiket) secara online di mana saja,” ujarnya di Jakarta Convention Center, Ahad, 15 September 2019. 
     
    Khofifah telah menyampaikan rencana tersebut ke seluruh unit pengelola teknis terminal-terminal besar di seluruh Jawa Timur. Ia mengatakan ke depan pemerintah provinsi bakal merembuk rencana digitalisasi tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Informatika. 
     
    Menurut Khofifah, saat ini e-tiket memang sudah diujicobakan untuk bus jurusan Surabaya-Malang dan sebaliknya. Uji coba dilakukan untuk mengetes respons pasar dan kinerja sistem. Saat ini, pemerintah tengah menyempurnakan sistem tersebut.
     
    Adapun proses penyiapan sistem e-tiket di seluruh terminal ditargetkan kelar pada November hingga Desember mendatang. 
    “Yang sekarang sudah siap sistemnya di Terminal Joyoboyo,” tutur Khofifah. 
     
    Selain mendorong GNNT, sistem digitalisasi ini digencarkan untuk mendukung pengembangan transposportasi yang terintegrasi di seluruh Jawa Timur. Khofifah mengatakan saat ini pemerintah tengah mengupayakan konektivitas interland kawasan metropolitan Gerbangkertasusila (Gresik–Bangkalan–Mojokerto–Surabaya–Sidoarjo–Lamongan) untuk menumbuhkan perekonomian daerah.
     
    “Di kawasan ini kita ingin konektivitas bisa memudahkan dan memurahkan arus barang dan logistik. Sistem ini juga memberikan kepastian penumpang kira-kira nanti berapa ongkos bus yang mesti dibayar,” ucapnya. 
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.