Demo Jayapura, Jembatan yang Dibangun Jokowi Sepi Pengunjung

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi menikmati pemandangan Teluk Youtefa ketika meninjau proyek pembangunan Jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua, Kamis (12/4). Kemesraan pemimpin negara itu tak hanya ditunjukkan saat meninjau jembatan, keduanya bahkan berboncengan dengan motor listrik dalam kunjungan kerja tersebut. Twitter.com/Kemensetnegri

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi Papua Erick Ohee mengatakan kunjungan wisatawan domestik di beberapa destinasi unggulan di Provinsi Papua, khususnya Jayapura, merosot pasca-demo terjadi di kota itu.

Erick mengatakan penurunan jumlah wisatawan lokal tampak terasa di Jembatan Holtekamp atau Jembatan Merah di kawasan Tanjung Siberi yang sedianya bakal diresmikan Presiden Joko Widodo alias Jokowi pada pekan lalu.

"Di Jembatan Merah yang dibangun Pak Jokowi itu biasanya dikunjungi 500-1.000 orang. Tapi kemarin cuma 100 orang," ujar Erick saat dihubungi Tempo pada Ahad, 1 September 2019.

Jembatan Merah dibangun di atas Teluk Youtefa. Jembatan ini menghubungkan Kota Jayapura dan Pos Lintas Batas Negara Skouw. Adanya jembatan dapat mempersingkat waktu tempuh kedua daerag dari 2,5 jam menjadi 1 jam. Jembatan batal diresmikan Jokowi karena masih ada konflik terkait lahan.

Erick mengatakan, jumlah turis lokal yang melorot sampai 90 persen di jembatan itu terjadi karena akses jalan menuju kawasan wisata terhambat demo. Menurut Erick, jalan menuju lokasi wisata hanya dihubungkan oleh satu jalan utama. Di sisi lain, warga sekitar juga masih enggan rekreasi saat situasi belum sepenuhnya kondusif.

Kondisi serupa terjadi di destinasi lain, seperti Pantai Hamadi. Erick mengaku telah memantau lokasi pariwisata sejak demo pecah pada akhir pekan lalu. Meski demikian, ia memastikan jumlah kunjungan wisatawan akan kembali meningkat mulai hari ini. "Kan ini hari Minggu, orang sudah mulai berwisata lagi," tuturnya.

Dalam penelusurannya, ia menegaskan tak ada aset wisata yang rusak. Ia memastikan seluruhnya dalam kondisi aman dan siap dikunjungi.

Adanya demo di Jayapura, ujar Erick, tidak mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan asing ke Papua. Saat ini, pergerakan wisman terpantau normal seperti hari-hari biasa. "Wisatawan asing kan kunjungannya ke Pulau Biak atau ketika ada festival. Nah, yang ke Biak enggak terganggu karena dari Jayapura jauh sekali," ujarnya.

Erick mencatat, kunjungan wisman ke Pulau Biak biasanya untuk kepentingan menyelam atau pemantauan burung alias bird watching. Saat ini, jumlah kunjungan wisman masih normal, yakni sekitar 28 orang per hari per operator.  "Kalau ada empat operator di Papua, berarti dikalikan saja 28 kali empat," ucapnya.

Erick mencatat, sebelum demo Jayapura, Manokwari maupun Fakfak, pergerakan wisman ke seluruh Pulau Papua selama setahun mencapai 3.000 orang. Biasanya wisman ramai datang kala festival, seperti Festival Lembah Baliem. "Saat ini semua festival sudah berlangsung, jadi demo tidak mempengaruhi jumlah pergerakan wisman," tuturnya.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA






Yogya Siapkan Wahana Aerowisata, Wisatawan Bisa Nikmati Pemandangan dari Pesawat Microlight

1 jam lalu

Yogya Siapkan Wahana Aerowisata, Wisatawan Bisa Nikmati Pemandangan dari Pesawat Microlight

Azhar mengungkapkan dalam wahana aerowisata ini menggunakan pesawat microlight yang dimiliki Lanud Adisucipto Yogyakarta.


Riza Patria dan Anies Baswedan Dukung Siapa Pun Pj Gubernur DKI Pilihan Jokowi

8 jam lalu

Riza Patria dan Anies Baswedan Dukung Siapa Pun Pj Gubernur DKI Pilihan Jokowi

Riza Patria sebut dia dan Anies Baswedan mendukung Pj Gubernur DKI pilihan Jokowi menggantikan posisinya.


Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

12 jam lalu

Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

Grup Ciputra menyambut beroperasinya Tol Serpong - Balaraja seksi 1A dengan menyiapkan proyek terbarunya, CitraGarden Serpong.


5 Kesalahan Ini Sering Terjadi Saat Mau Liburan

14 jam lalu

5 Kesalahan Ini Sering Terjadi Saat Mau Liburan

Terkadang sesuatu yang tidak terduga terjadi dan bisa membuat liburan jadi berakhir tak menyenangkan.


Jokowi Menunjuk Suharso Monoarfa sebagai Koordinator SDGs 2024, Apa Sasarannya?

14 jam lalu

Jokowi Menunjuk Suharso Monoarfa sebagai Koordinator SDGs 2024, Apa Sasarannya?

Presiden Jokowi menunjuk Kepala Bappenas Suharso Monoarfa sebagai koordinator pengarah pencapaian SDGs 2024. Apa sasarannya?


Kapolda Metro Usul Lokasi Demonstrasi Dipindah ke Monas, Pengelola: Nanti Dibicarakan Pimpinan

1 hari lalu

Kapolda Metro Usul Lokasi Demonstrasi Dipindah ke Monas, Pengelola: Nanti Dibicarakan Pimpinan

Pengelola Monas sebut usulan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran soal lokasi demo di Monas perlu dibahas lebih lanjut di level pimpinan.


KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

1 hari lalu

KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

1.800 personel polisi disiagakan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat setelah KPK mengeluarkan panggilan kedua ke Lukas Enembe


Target Transaksi Solo Great Sale 2022 Rp 2 Triliun, Ada Lelang Mobil Bekas Jokowi

1 hari lalu

Target Transaksi Solo Great Sale 2022 Rp 2 Triliun, Ada Lelang Mobil Bekas Jokowi

Solo Great Sale 2022 atau SGS 2022 bakal dibuka mulai Ahad, 25 September 2022. Target transaksi dalam SGS yang semula dipatok senilai Rp 1,3 triliun, dinaikkan jadi Rp 2 triliun


Kasus Mahsa Amini: Iran Blokir WhatsApp dan Instagram Demi Pembungkaman Demonstran?

1 hari lalu

Kasus Mahsa Amini: Iran Blokir WhatsApp dan Instagram Demi Pembungkaman Demonstran?

Blokir dilakukan di tengah meluasnya aksi demonstrasi di Iran atas kematian Mahsa Amini. Kebijakan disinyalir sebagai upaya mengekang gerakan protes.


Terima Petani dan Buruh, Setpres Janjikan Aspirasi Soal Reforma Agraria Disampaikan ke Jokowi

1 hari lalu

Terima Petani dan Buruh, Setpres Janjikan Aspirasi Soal Reforma Agraria Disampaikan ke Jokowi

Kepala Setpres Heru Budi Hartono mengatakan pemerintah terus menginventarisasi sedikitnya 34 masalah terkait reforma agraria