Pertamina Kembali Salurkan BBM di Jayapura

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memindahkan BBM dari mobil tangki ke dalam drum untuk dibawa ke Kampung Obano menggunakan perahu di Dermaga Paniai, Papua, Kamis 29 November 2018. Keresahan warga pedalaman ini yang menggugah pemerintahan Jokowi-JK untuk menciptakan program BBM satu harga. Sehingga seluruh warga Indonesia dapat merasakan keadilan yang sama. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Petugas memindahkan BBM dari mobil tangki ke dalam drum untuk dibawa ke Kampung Obano menggunakan perahu di Dermaga Paniai, Papua, Kamis 29 November 2018. Keresahan warga pedalaman ini yang menggugah pemerintahan Jokowi-JK untuk menciptakan program BBM satu harga. Sehingga seluruh warga Indonesia dapat merasakan keadilan yang sama. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertamina kembali menyalurkan BBM ke lembaga penyalur di Kota dan Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu, 31 Agustus 2019, setelah sehari sebelumnya sempat ditunda dengan pertimbangan keamanan.

    "Penyaluran menuju lembaga penyalur di wilayah Kota Jayapura sekitarnya dilakukan dengan pengawalan dari TNI," kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho di Jayapura, Sabtu.

    Menurut dia, penyaluran ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pasca situasi tidak kondusif akibat aksi massa sejak Kamis.

    "Konsumen tidak perlu khawatir terkait ketersediaan BBM, karena stok Terminal BBM dalam kondisi baik dan kami senantiasa memonitor penyaluran ke SPBU," kata Brasto.

    "Per pagi ini Terminal BBM Jayapura telah menyalurkan BBM ke lembaga penyalur dengan pengawalan dari TNI. Pertamina dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk keamanan SPBU," katanya.

    Brasto berharap situasi kondusif tetap terjaga sehingga penyaluran BBM tetap lancar. "Kami berharap agar situasi keamanan terus berjalan kondusif kembali dan Pertamina dapat menyalurkan BBM ke lembaga penyalur dan SPBU beroperasi normal kembali," katanya.

    Brasto merinci bahwa sebagian besar SPBU reguler di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura sudah beroperasi normal, yaitu SPBU Nagoya, Dok 5 Atas, Dok 5 Bawah, Entrop, Padang Bulan, Tanah Hitam, Hawai Sentani, Bandara Sentani dan Doyo.

    "Sementara itu, SPBU Kotaraja dan Waena akan buka apabila mendapat rekomendasi dari aparat kepolisian," tuturnya.

    Brasto menjelaskan bahwa SPBU Dok 5 Bawah, Kotaraja dan Entrop mengalami kerusakan dispenser akibat oknum dalam aksi massa pada Kamis, 29 Agustus 2019.

    Bahkan, kaca Gedung PELNI di Argapura, Jayapura yang menjadi lokasi kantor Pertamina MOR VIII juga pecah saat aksi.

    "Namun, kerusakan-kerusakan tersebut tidak menghalangi kami untuk mendistribusikan BBM dan melayani konsumen kami," ungkapnya.

    Penyaluran BBM kembali dilakukan agar masyarakat Papua khususnya Jayapura dapat memperoleh BBM untuk menunjang kebutuhan transportasi dan proses pemulihan pasca aksi masyarakat. "Selain penyaluran ke SPBU, Pertamina juga menyalurkan avtur ke Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Sentani dan PLTD Sentani hari ini untuk menjaga ketahanan stok disana," tutupnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.