Kekeringan, Produksi Padi Berpotensi Hilang 265 Ribu Ton

Petani membabat tanaman padinya yang rusak akibat kekeringan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat, 28 Juni 2019. ANTARA

TEMPO. CO, Jakarta - Kementerian Pertanian mencatat adanya potensi kehilangan hasil tanaman padi akibat kekeringan yang terjadi pada Januari hingga Juni 2019 mencapai 265.536 ton. Sedangkan wilayah tanam padi atau sawah yang terimbas kekeringan mencapai 155.439 hektare, dengan wilayah puso atau tak menghasilkan panen tercatat sekitar 20.050 hektare. 
 
Direktur Perlindungan Tanaman Direktorat Perlindungan Tanaman Kementerian Pertanian Edy Purnawan mengatakan, saat ini Kementan sedang menggencarkan mitigasi bencana untuk mengantisipasi dampak kekeringan. Salah satu caranya ialah dengan penanaman padi gogo. 
 
“Padi gogo ditanam di lokasi kekeringan yang memungkinkan masih ditanami,” ujarnya dalam pesan pendek, Kamis, 25 Juli 2019. Bahkan, di beberapa wilayah, Kementerian Pertanian melakukan percepatan penanaman padi gogo. 
 
Menurut Edy, pihaknya juga memanfatkan rawa tengahan atau rawa dalam yang mengering dan airnya menjadi dangkal untuk ditanami padi. Selain itu, kementerian telah mendistribusikan 52 ribu unit pompa air di lokasi kekeringan untuk memastikan adanya irigasi atau saluran air. 
 
Sebelumnya, Kementerian Pertanian telah mendirikan posko kekeringan di sejumlah kabupaten terdanpak. Sembari mendirikan posko, kementerian juga telah menetapkan calon petani calon lokasi atau CPCL sebagai bentuk mitigasi bencana. 
 
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya merilis data bahwa 35 persen wilayah Indonesia pada awal Juli lalu telah memasuki musim kemarau. Wilayah yang telah memasuki musim kemarau meliputi pesisir utara dan timur Aceh, Sumatera Utara bagian utara, Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan bagian tenggara, pesisir barat Sulawesi Selatan, pesisir utara Sulawesi Utara, pesisir dalam perairan Sulawesi Tengah, sebagian Maluku, dan Papua bagian selatan. 

Musim kemarau tahun ini diprediksi akan mencapai puncaknya pada Agustus hingga September 2019. Sejumlah daerah diperkirakan mengalami musim kemarau panjang, misalnya 21 hari tanpa hujan. Dengan demikian, sejumlah wilayah memasuki status waspada kekeringan.

Menurut laporan Unit Pelaksana Teknis Daerah – Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (UPTD BPTPH) Dinas Pertanian Provinsi, kekeringan pada pertanaman padi selama periode Januari hingga Juni 2019 lebih rendah 78,18 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu. 

FRANCISCA CHRISTY ROSANA | FRISKI RIANA






Realisasi Anggaran 2022 95 Persen, Kementan Klaim Produksi Padi Lampaui Target

2 hari lalu

Realisasi Anggaran 2022 95 Persen, Kementan Klaim Produksi Padi Lampaui Target

Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat realisasi anggaran pada 2022 sudah mencapai 95,15 persen atau senilai Rp 15,6 triliun.


Dampak Banjir, 3.489 Hektare Lahan Padi di Kudus Gagal Panen

4 hari lalu

Dampak Banjir, 3.489 Hektare Lahan Padi di Kudus Gagal Panen

Banjir di Kudus, Jawa Tengah menyebabkan sekitar 3,4 ribu hektare lahan padi gagal panen.


Bulog Bangka Belitung Tambah Pasokan Beras 500 Ton usai Hari Raya Imlek

4 hari lalu

Bulog Bangka Belitung Tambah Pasokan Beras 500 Ton usai Hari Raya Imlek

Saat ini stok beras yang ada di gudang tersisa 42 ton dan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga bulan depan.


Berubah Lagi, Mendag Putuskan Impor Beras Hanya Boleh Sampai Akhir Januari

11 hari lalu

Berubah Lagi, Mendag Putuskan Impor Beras Hanya Boleh Sampai Akhir Januari

Mendag Zulkifli Hasan kembali menyinggung soal keterlambatan impor beras yang dilakukan oleh Perum Bulog.


Sejumlah Sentra Padi Panen Raya, Daerah Mana Saja?

12 hari lalu

Sejumlah Sentra Padi Panen Raya, Daerah Mana Saja?

Sejumlah wilayah yang menjadi sentra penghasil padi melakukan panen raya. Daerah-daerah tersebut berada di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten.


Hindari Impor Beras, Target Penyerapan Bulog Dinaikkan Jadi 2,4 Juta Ton

12 hari lalu

Hindari Impor Beras, Target Penyerapan Bulog Dinaikkan Jadi 2,4 Juta Ton

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan target penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) oleh Perum Bulog tahun ini naik menjadi 2,4 juta ton. Hal tersebut untuk menghindari potensi impor beras di akhir tahun.


Perbedaan Gabah Kering Giling dan Gabah Kering Panen Sebelum Menjadi Beras

13 hari lalu

Perbedaan Gabah Kering Giling dan Gabah Kering Panen Sebelum Menjadi Beras

Meskipun memiliki perbedaan, tetapi Gabah Kering Panen akan diproses menjadi Gabah Kering Giling dalam proses menghasilkan beras.


Kepala Bapanas: Kami Tutup Keran Impor Beras saat Panen Raya

16 hari lalu

Kepala Bapanas: Kami Tutup Keran Impor Beras saat Panen Raya

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi berjanji pemerintah akan menghentikan impor beras saat panen raya.


Sebut Stok Beras Cukup, Fraksi PKS DPR RI Minta Pemerintah Tak Perlu Impor: Merugikan Petani

16 hari lalu

Sebut Stok Beras Cukup, Fraksi PKS DPR RI Minta Pemerintah Tak Perlu Impor: Merugikan Petani

Pemerintah saat ini tengah melakukan impor beras sebanyak 500 ribu ton sebagai upaya pemenuhan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang pelaksanaannya datang bertahap hingga Februari 2023 mendatang.


Panen Raya di Karawang Produksi 8 Ton Padi per Hektare, Mentan Minta Bulog Segera Serap

16 hari lalu

Panen Raya di Karawang Produksi 8 Ton Padi per Hektare, Mentan Minta Bulog Segera Serap

Dengan adanya panen raya padi di awal tahun 2023 ini, Mentan Syahrul Yasin Limpo berharap Perum Bulog dapat segera menyerap gabah tersebut.