Perang Dagang, Trump Sesumbar Cina Pasti Kalah

Reporter

Editor

Rahma Tri


TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan penuh percaya diri sesumbar bahwa Cina akan kalah dalam perang dagang dengan negara Abang Sam. Karena itu ia meminta Cina segera bersiap menghadapi tarif baru yang diberlakukan AS. 

Baca: Kepala BKPM: Perang Dagang Belum Pengaruhi Investasi di RI

Pernyataan itu dilontarkan Trump pada saat terbang ke Osaka, Jepang untuk menghadiri KTT G20, di mana ia direncanakan akan bertemu Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Trump menyatakan menikmati perang dagang dengan Cina karena posisi Amerika Serikat (AS) yang kuat. AS pun tidak berniat untuk memberikan banyak konsesi kepada Cina saat bertemu dengan Jinping yang dijadwalkan pada Sabtu 29 Juni 2019.

“Perekonomian Cina sedang menurun dan mereka ingin membuat kesepakatan," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox Business Network seperti dikutip ChnnelNewsAsia.com, Kamis 27 Juni 2019.

Washington mengatakan, selama ini Cina menikmati keuntungan yang sangat tidak adil dari AS. Karena itu, Trump mengindikasikan siap untuk mengenakan tarif baru pada semua impor Cina yang tersisa sebesar lebih dari US$300 miliar. "Anda akan dikenakan lagi tarif senilai US$325 miliar yang belum saya kenakan, yang  sudah siap untuk dikenakan pajak,” kata Trump kepada Fox.

Menurut Trump, dalam perang dagang ini, Cina lah yang merasakan semua kepedihan, sementara pihak AS diuntungkan dari situasi saat ini. Sejauh ini tarif yang dikenakan Trump atas produk asal Cina telah mencapai US$200 miliar. Tarif tinggi ini memaksa Beijing mematuhi perlindungan kekayaan intelektual dan melakukan reformasi sistem perdagangan lain.

Baca: Perang Dagang, OJK Turunkan Target Pertumbuhan Kredit Perbankan

"Apa yang terjadi adalah orang-orang pindah dari Cina. Perusahaan-perusahaan pindah dari Cina dan ada yang kembali ke Amerika Serikat karena mereka tidak mau membayar tarif," kata Trump kepada Fox Business Network.

Ikuti berita tentang perang dagang AS-Cina di Tempo.co. 

BISNIS






Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

20 jam lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.


Jelang KTT G20, Kementan Perkuat Pengendalian Rabies di Bali

1 hari lalu

Jelang KTT G20, Kementan Perkuat Pengendalian Rabies di Bali

Menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Kementerian Pertanian (Kementan) perkuat pengendalian Rabies di Provinsi Bali


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

2 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

3 hari lalu

Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

Ridwan menuturkan Indonesia adalah penghasil timah terbesar kedua di dunia. Dua investor asal Cina meliriknya.


Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

4 hari lalu

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang mengutuk tindakan Cina di Selat Taiwan dan menegaskan kembali pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

5 hari lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

6 hari lalu

Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

Presiden Cina Xi Jinping trending di Twitter kalau dia dikenai tahanan rumah dan dikudeta militer. Sejauh ini, kabar tersebut belum terkonfirmasi.


Ini Motor Listrik yang Bakal Digunakan Polisi Mengawal KTT G20 Bali

8 hari lalu

Ini Motor Listrik yang Bakal Digunakan Polisi Mengawal KTT G20 Bali

Sepeda motor listrik yang digunakan Polri di acara internasional KTT G20 ini adalah motor listrik buatan Amerika Serikat, Zero DSR.


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

8 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


Kapolri Perintahkan Simulasi Pengaturan Pelaksanaan KTT G20

9 hari lalu

Kapolri Perintahkan Simulasi Pengaturan Pelaksanaan KTT G20

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta anggotanya menggelar simulasi pelaksanaan KTT G20 untuk menjaga citra negara.