Tak Hanya China Airlines, Garuda Juga Code Share dengan 20 Negara

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyambutan Pesawat Garuda Indonesia boeing 777-300 ER dengan Livery Skyteam dari Seattle Amerika Serikat di Hanggar 4 GMF Aero Asia, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, 29 Oktober 2015. Tempo/ARIEF HIDAYAT

    Penyambutan Pesawat Garuda Indonesia boeing 777-300 ER dengan Livery Skyteam dari Seattle Amerika Serikat di Hanggar 4 GMF Aero Asia, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, 29 Oktober 2015. Tempo/ARIEF HIDAYAT

    TEMPO.CO, Jakarta – Sebuah gambar tangkapan layar yang menampilkan penjualan tiket China Airlines rute Jakarta-Makassar menjadi viral di media sosial. Belakangan diketahui bahwa penjualan tiket itu dilakukan dalam kerangka kerja sama bisnis antara maskapai Garuda Indonesia dengan China Airlines, yaitu dalam bentuk code share. 

    Baca: Tiket Pesawat Mahal, Sri Mulyani Minta Perjalanan Dinas Efisien

    Itu kerja sama code share. Jadi dua maskapai bisa kerja sama kalau satu maskapai tidak terbang pada satu rute tertentu, dia akan code share dengan perusahaan yang menerbangi rute itu,” ujarVice President Corporate Secretary Garuda Indonesia M. Ikhsan Rosan saat dihubungi Tempo pada Kamis petang, 12 Juni 2019.

    Ikhsan menjelaskan, sejatinya kerja sama semacam ini tak hanya dibangun Garuda Indonesia bersama China Airlines. Garuda juga menggelar perjanjian dengan 20 perusahaan maskapai mancanegara lainnya yang tergabung dalam Sky Team. Demikian pula rute yang dibuka untuk code share  tak hanya Jakarta-Makassar tapi juga Jakarta-Medan, Jakarta-Denpasar, dan sebagainya.

    Penelusuran Tempo dalam laman SkyTeam Airline 2019, tercatat 20 maskapai yang tergabung dalam Skyteam, seperti yang disebutkan Garuda. Selain dari Indonesia dan Cina, ada pula maskapai dari negara lain seperti Korea, Czechnya, Italia, Vietnam, Prancis, dan Belanda. 

    Menurut Ikhsan, kerja sama code share memang sudah lazim


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.