Pasca-Lebaran, Menteri Susi Ancang-ancang Tenggelamkan 30 Kapal

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Susi Pudjiastuti dalam operasi pengawasan illegal fishing di perairan perbatasan Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau dengan menggunakan KRI Usman Harun, pada 14-15 April 2019. KRI Usman Harun berhasil menghentikan 7 (tujuh) kapal perikanan asing berbendera Tiongkok, namun tidak ditemukan dugaan melakukan kegiatan illegal fishing. KKP

    Menteri Susi Pudjiastuti dalam operasi pengawasan illegal fishing di perairan perbatasan Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau dengan menggunakan KRI Usman Harun, pada 14-15 April 2019. KRI Usman Harun berhasil menghentikan 7 (tujuh) kapal perikanan asing berbendera Tiongkok, namun tidak ditemukan dugaan melakukan kegiatan illegal fishing. KKP

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti atau Menteri Susi telah berancang-ancang menenggelamkan 30 kapal berbendera asing yang tertangkap karena mencuri ikan. Kapal-kapal tersebut sebelumnya beroperasi di kawasan teritori Indonesia tanpa izin otoritas.

    BACA: Minim Menu Ikan Saat Open House, Ini Kata Susi Pudjiastuti

    "Dalam satu bulan mungkin 30 selesai (ditenggelamkan)," ujar Susi saat ditemui di rumah dinasnya, kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis petang, 6 Juni 2019. Susi mengatakan kapal-kapal tersebut saat ini berada di Pontianak, Natuna, Tarempa, dan Bitung.

    Bos maskapai Susi Air ini berencana menenggelamkan 30 kapal pencuri ikan pasca-Lebaran hingga Agustus 2019.

    Adapun 30 kapal ini sebelumnya telah diputus bersalah oleh pengadilan. Hakim pengadilan menyatakan kapal-kapal tersebut mendapat keputusan hukum tetap atau inkracht.

    BACA: Bila Tak Lagi Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti Ingin Jadi Wartawan

    Setelah menangani 30 kasus ini, Susi akan mengeksekusi kapal-kapal pencuri ikan lainnya yang saat ini masih diproses hukum. Jumlah kapal tersebut sama seperti kapal yang akan dieksekusi, yakni 30 unit. 

    Dengan penenggelaman ini, Susi menambah panjang daftar kapal yang dievakuasi. Susi mencatat, dalam 4 tahun terakhir, KKP telah menenggelamkan sekitar 500 kapal.

    "Ini adalah cara elegan. Kita tidak mencaci, tidak menghukum bangsa sendiri. Ini juga awam terjadi, Australia sampan nelayan kita masuk perairan mereka langsung dibakar," ucapnya beberapa waktu lalu.

    Satuan Tugas Pemberantas Penangkapan Ikan secara Ilegal alias Satgas 115 Achmad Santosa aaat ditemui di lokasi yang sama mengatakan kapal berbendera asing ini mayoritas berasal dari Vietnam dan Cina. Ia mengatakan semestinya Kementerian Luar Negeri menggelar negosiasi bilateral dengan kedua negara.

    "Pertemuan diplomasi memang sudah dilakukan, tapi belum settled dan belum ada protokol," ucapnya. Ia menyarankan ada kesepakatan Indonesia dengan Vietnam dan Cina terkait persoalan ini.

    Baca berita tentang Menteri Susi lainnya di Tempo.co. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.