Kebijakan Moneter Lebih Akomodatif, LPS Rate Bakal Turun

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Destry Damayanti. facebook.com/destry.damayanti.3

    Destry Damayanti. facebook.com/destry.damayanti.3

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS Destry Damayanti menyebutkan ada peluang untuk penurunan suku bunga penjaminan atau LPS Rate dalam waktu dekat. “Akan ada penurunan LPS Rate seiring dengan kebijakan moneter yang lebih akomodatif,” kata Destry dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 23 Mei 2019.

    Baca: Suku Bunga Penjaminan Tetap 7 Persen, Ini 4 Pertimbangan LPS

    Destry menjelaskan, selama dua bulan terakhir suku bunga simpanan perbankan mulai melandai dan cenderung stabil. Stabilitas suku bunga simpanan ini menunjukkan industri perbankan berhasil menyesuaikan diri dengan kebijakan bank sentral.

    Oleh karena itu LPS membuka ruang untuk menurunkan suku bunga penjaminan. Destry juga memperkirakan agresifivitas perbankan mengerek imbal hasil dari penempatan dana masyarakat di bank diperkirakan akan berakhir pada tahun ini. 

    Sepanjang tahun lalu LPS mencatat bank menaikkan suku bunga simpanan sebesar 105 basis poin untuk mata uang rupiah, sedangkan valuta asing naik hingga 150 basis poin . Hal tersebut merupakan dampak dari kebijakan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 175 basis poin .

    Rata-rata bunga deposito rupiah (rata-rata bergerak 22 hari) dari bank benchmark LPS pada per April 2018 mencapai 6,14 persen, turun 3 basis poin dari posisi akhir Maret 2019. Demikian pula suku bunga minimum yang turun 1 basis poin ke posisi 5,02 persen dan suku bunga maksimum yang turun 5 basis poin ke posisi 7,25 persen. Pada periode yang sama bunga deposito valas cenderung naik secara terbatas.

    Tren kenaikan lanjutan pada bunga simpanan perbankan diperkirakan telah berakhir seiring berakhirnya kenaikan suku bunga acuan dan adanya perbaikan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang memberikan ruang bagi likuiditas perbankan.

    Baca: Jaga Stabilitas Keuangan, LPS Pantau Pergerakan Dana Pihak Ketiga

    Sinyal penurunan special rate juga diperkirakan LPS bakal berlanjut sejalan dengan upaya bank untuk memperbaiki margin yang menurun. Kenaikan terbatas pada suku bunga valas dan suku bunga beberapa bank diperkirakan lebih bersifat penyesuaian dan antisipatif dalam menghadapi bulan puasa sehingga kompetisi bunga antar bank diperkirakan dapat berkurang.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.