Saingi 3 Negara di Asean, Bandara Indonesia Dibidik Jadi Hub Internasional

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Game Zone di Terminal I A dan B Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 7 Mei 2019. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Game Zone di Terminal I A dan B Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 7 Mei 2019. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Surabaya – Pemerintah tengah menyiapkan Bandara Internasional Soekarno - Hatta menjadi hub internasional menyaingi Singapura, Malaysia, dan Thailand. Hub atau penghubung memungkinkan bandara melayani penerbangan langsung ke rute-rute internasional tanpa melalui transit. 

    BACA: Bandara Jenderal Besar Soedirman Ditargetkan Beroperasi di 2020

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, maskapai mengambil peran penting dalam upaya pemerintah mengembangkan bandara menjadi hub. Salah satu caranya ialah membuka rute internasional direct atau langsung.
     
    “Kami lebih ingin mendorong maskapai dalam negeri yang membuka rute Internasional untuk menggaet turis mancanegara,” ujar Budi Karya di Surabaya, Minggu, 12 Mei 2019. 
     
     
    Saat ini, pemerintah tengah mempercepat pengembangan Bandara Soekarno-Hatta dengan menggeber pembangunan landasan pacu atau runway 3. Budi Karya mengatakan, setelah runway 3 kelar dan dapat difungsikan, lalu-lintas pesawat akan makin lancar. Selain itu, pemerintah memungkinkan dapat membangun terminal baru, yakni Terminal 4. 
     
    Budi Karya menyebut, saat ini maskapai penerbangan lokal telah mulai menjajaki sejumlah rute internasional dengan sistem penerbangan langsung. Misalnya Garuda Indonesia. Perseroan pelat merah itu belakangan menambah rute penerbangannya ke Turki, Rusia, dan Korea Selatan. 
     
    Pengembangan bandara sebagai internasional sebelumnya lebih dulu dilakukan Singapura, Malaysia, dan Thailand. Budi Karya menilai, Indonesia potensial menyusul. Selain Bandara Soekarno-Hatta, bandara yang dibidik menjadi hub internasional adalah Bandara Ngurah Rai yang berlokasi di Bali.
     
     
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.