Mudik Lebaran, Bandara Juanda Surabaya Beroperasi 24 Jam

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang melakukan

    Calon penumpang melakukan "check-in" mandiri di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu, 22 Desember 2018. PT Angkasa Pura I Surabaya meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa bandara dengan menyediakan fasilitas "check-in" mandiri yang bertujuan mempermudah penumpang tanpa bagasi tercatat atau hanya membawa tas bawaan di dalam kabin. ANTARA/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Jakarta - Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo Jawa Timur, akan beroperasi selama 24 jam selama lebaran 2019. Tujuannya agar bisa mengangkut penumpang yang akan menggunakan jasa penerbangan di bandara setempat.

    Baca: BI Siapkan 2.900 Titik Penukaran Uang Lebaran 2019

    Legal and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Juanda Yuristo di Sidoarjo mengatakan, rencananya pengoperasian bandara selama 24 jam tersebut akan berlangsung sejak H-7 Lebaran yaitu tanggal 29 Mei 2019 hingga H+7 atau 13 Juni 2019.

    "Hal itu sesuai dengan pembukaan Posko Monitoring Angkutan Mudik Lebaran 2019 yang akan dilaksanakan selama 16 hari sejak H minus 7 sampai dengan H plus 7," katanya, Jumat, 10 Mei 2019.

    Menurut Yuristo, seperti dengan tahun-tahun sebelumnya, posko tersebut akan melibatkan beberapa pemangku kepentingan yang ada di Bandara seperti Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya, Lanudal Juanda, TNI AD, TNI AU, kepolisian, Airnav, Ground Handling, Airlines, BMKG serta Basarnas.

    "Selain memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa bandara selama periode angkutan lebaran, posko ini secara khusus juga bertujuan untuk memonitor dan mencatat pergerakan angkutan udara lebaran dan melaporkannya kepada posko terpadu pusat," ucapnya.

    Dia merinci, posko akan dibuka pada dua tempat yaitu di Terminal 1 dan Terminal 2 Bandar Udara Internasional Juanda. "Sekali lagi, untuk operasional Bandar Udara Internasional Juanda (pada masa lebaran) akan beroperasi 24 jam selama Lebaran Tahun 2019 sesuai dengan Instruksi Direktur Jendral Perhubungan Udara No. INST 02 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Angkutan Udara Lebaran Tahun 2019 (1440 H)," katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).