Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Viral Petugas SPBU Siram Bensin Cek Uang Palsu, Ini Respons BI

image-gnews
Petugas Bank Indonesia membantu pengunjung memeriksa karakter uang asli dengan alat pembesar di Jalan Pahlawan, Semarang, 16 Juli 2017. Dengan melihat karakter asli, pengunjung akan bisa membedakan uang asli dan uang palsu. Budi Purwanto
Petugas Bank Indonesia membantu pengunjung memeriksa karakter uang asli dengan alat pembesar di Jalan Pahlawan, Semarang, 16 Juli 2017. Dengan melihat karakter asli, pengunjung akan bisa membedakan uang asli dan uang palsu. Budi Purwanto
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Belakangan ini beredar video seorang petugas pom bensin mengecek uang palsu dengan cara menyiram bensin ke uang kertas pecahan Rp 50 ribu yang diterimanya dari konsumen. Video berdurasi sekitar 1 menit 6 detik itu diduga direkam di salah satu SPBU di Kediri, Jawa Timur.

Baca: Bank Indonesia Temukan 8.512 Lembar Uang Palsu

"Iya ini uang palsu, yang satunya tidak," kata petugas SPBU dalam bahasa Jawa setelah menyiram tiga lembar uang Rp 50 ribu dengan bensin. Petugas dengan seragam Pertamina berwarna merah yang mengenakan jilbab  itu memperlihatkan logo hologram uang menjadi luntur. Bahkan uang tersebut bisa terkelupas menjadi dua bagian.

Setelah menyaksikan sendiri bahwa uang kertas terlepas menjadi dua bagian, konsumen SPBU percaya dengan cara petugas tersebut memeriksa keaslian uang itu. Namun dia tak habis pikir karena mengaku sebelumnya mendapati uang pecahan Rp 50 ribu tersebut dari Anjungan Tunai Mandiri atau ATM. "Ini lho padahal dari ATM. Suwun ya, suwun (terima kasih)," ujar konsumen SPBU.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Gubernur Guberbur BI, Rosmaya Hadi mengatakan pihaknya tidak pernah melakukan eksperimen ihwal mengecek keaslian uang dengan cara menyiram bensin. Ia malah mengaku penasaran dengan hasil akhir pemeriksaan uang yang diduga palsu itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Antisipasi uang palsu itu, apakah disiram bensin? What happens dengan uang itu, kami belum melakukan eksperimen," kata Rosmaya di Gedung Bank Indonesia, Jumat, 10 Mei 2019.

Rosmaya mengatakan saat ini rasio uang palsu sudah menurun. Hal itu, kata dia, karena edukasi BI tentang uang palsu itu sudah cukup masif. Ia juga menyebutkan sekarang laporan uang palsu tidak hanya datang dari bank, tapi juga dari masyarakat.

Baca: Menjelang Pilpres, BI Antisipasi Peredaran Uang Palsu di Papua

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko, menambahkan, selama ini bank sentral dalam mengedukasi masyarakat untuk mengecek uang palsu tidak pernah dengan cara menyiram uang dengan menggunakan bensin. "Kami hanya mengedukasi dengan 3 D (dilihat, diraba dan diterawang)," ucapnya.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kerja Sama Bank Indonesia dan Bank of Korea, Kapan Mulai Bisa Belanja di Korea dengan QRIS?

1 hari lalu

Cara membuat QRIS untuk pemilik bisnis atau merchant (UMKM) cukup mudah. Berikut ini langkah-langkahnya dan jenis pembayaran via QRIS. Foto: Canva
Kerja Sama Bank Indonesia dan Bank of Korea, Kapan Mulai Bisa Belanja di Korea dengan QRIS?

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan kerja sama pembayaran berbasis kode QR antara BI dan Bank of Korea memungkinkan menggunakan QRIS di Korea


Tingkatkan Akses Investor ke Pasar Modal, KSEI Tunjuk 8 Bank Tambahan Jadi Bank Pembayaran Periode 2024-2029

1 hari lalu

Ilustrasi bursa saham. REUTERS/Issei Kato
Tingkatkan Akses Investor ke Pasar Modal, KSEI Tunjuk 8 Bank Tambahan Jadi Bank Pembayaran Periode 2024-2029

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi memperbaharui kerja sama Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) dan Bank Pembayaran dengan menunjuk 8 bank tambahan.


Viral Video Anggota Damkar Depok Room Tour Kerusakan Alat, dari Gergaji Mesin Rusak hingga Rem Tangan Blong

2 hari lalu

Pohon tumbang di Jalan Raya Sawangan Kota Depok imbas dari cuaca ekstrem menyebabkan kemacetan panjang terjadi di wilayah tersebut dan ratusan gardu listrik milik PLN mengalami kerusakan, Minggu, 9 Oktober 2022. IST/Dok. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok
Viral Video Anggota Damkar Depok Room Tour Kerusakan Alat, dari Gergaji Mesin Rusak hingga Rem Tangan Blong

Beredar video salah satu juru padam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok yang mengungkapkan sejumlah kerusakan peralatan instansinya ala 'room tour'.


Polisi Tangkap Pencuri Bajaj di Kebon Jeruk yang Viral di Media Sosial

3 hari lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjawab pertanyaan media saat konferensi pers terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 15 Juli 2024. Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggerebek sebuah gudang penyimpanan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polisi Tangkap Pencuri Bajaj di Kebon Jeruk yang Viral di Media Sosial

Unit Jatanras Polda Metro Jaya menangkap pelaku pencurian bajaj di Kebon Jeruk yang viral di media sosial


Catat, Inilah Daftar 9 Negara yang Bisa Melayani Pembayaran QRIS

3 hari lalu

Cara membuat QRIS untuk pemilik bisnis atau merchant (UMKM) cukup mudah. Berikut ini langkah-langkahnya dan jenis pembayaran via QRIS. Foto: Canva
Catat, Inilah Daftar 9 Negara yang Bisa Melayani Pembayaran QRIS

Ada sembilan negara yang bisa menggunakan QRIS, yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Laos, Brunei Darussalam, Jepang, Korsel.


Bank Indonesia Catat Rp 775 Triliun Modal Asing Mengalir ke SRBI

3 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo bersama jajaran Deputi Bank Indonesia saat mengumumkan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Juni 2024 di Jakarta, Kamis, 20 Juni 2024. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 19-20 Juni 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 6,25 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,5 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 7 persen. TEMPO/Tony Hartawan
Bank Indonesia Catat Rp 775 Triliun Modal Asing Mengalir ke SRBI

Bank Indonesia mencatat Rp 775,45 Triliun modal asing telah mengalir ke SRBI. Meningkat dibanding bulan lalu yang nilainya Rp 666,53 triliun.


Top 3 Hukum: Profil 4 Jenderal Polisi yang Ikut Seleksi Capim KPK, Viral Pria di Semarang Tembak Kucing Tetangganya hingga Mati

3 hari lalu

Kolase foto dari Kiri ke kanan, Komjen Setyo Budiyanto, Komjen Panca Simanjuntak, Irjen Djoko Poerwanto, dan Irjen Didik Agung Widjanarko. FOTO/wikipediar.org/wikipedia.org/X/youtube
Top 3 Hukum: Profil 4 Jenderal Polisi yang Ikut Seleksi Capim KPK, Viral Pria di Semarang Tembak Kucing Tetangganya hingga Mati

Total ada 525 orang yang telah mendaftar sebagai calon pimpinan atau capim KPK dan calon dewan pengawas (Dewas) KPK.


Viral Ojol Dipukuli Pengemudi Mobil Derek di Bintaro, Ini Kata Warga Sekitar

4 hari lalu

Ilustrasi Pemukulan. shutterstock.com
Viral Ojol Dipukuli Pengemudi Mobil Derek di Bintaro, Ini Kata Warga Sekitar

Dari keterangan pengendara ojol itu, pengemudi mobil towing itu sebelumnya berkendara secara ugal ugalan.


Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga 6,25 Persen Bulan Ini

4 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. TEMPO/Tony Hartawan
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga 6,25 Persen Bulan Ini

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada pada 16-17 Juli 2024 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga sebesar 6,25 persen.


Bank Indonesia Optimistis Nilai Tukar Rupiah Makin Stabil

4 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. TEMPO/Tony Hartawan
Bank Indonesia Optimistis Nilai Tukar Rupiah Makin Stabil

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi performa rupiah akan semakin menguat ke depan.