Pesan Luhut ke Prabowo: Kampanye Boleh asal Jangan Menyesatkan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan seusai memberikan keterangan di kantor Badan Pengawas Pemilu, Jakarta, Jumat, 2 November 2018. Luhut memberikan keterangan terkait pose satu jari dalam penutupan forum IMF di Bali beberapa waktu lalu. TEMPO/Syafiul Hadi

TEMPO.CO, Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, berpesan kepada tokoh-tokoh politik untuk memberikan informasi yang jujur kepada masyarakat. Pesan tersebut juga diperuntukkan kepada Calon Presiden Prabowo Subianto, yang mengatakan perekonomian Indonesia sama seperti negara-negara Afrika.

BACA: Menteri Luhut Minta Ahli Selidiki Penyebab Tsunami Selat Sunda

"Saya enggak ada masalah, kampanye silakan, saya senang lihat kampanye, tapi sebagai yang senior, kita ini jangan bohong, jangan memberikan kampanye menyesatkan," ujar Luhut di Kantor Kemenko Maritim, Kamis, 27 Desember 2018.

Menurut Luhut, pernyataan Prabowo mengenai perekonomian Indonesia tersebut, merupakan kebohongan dan tidak baik. Pernyataan tersebut, kata Luhut, akan menyesatkan masyarakat.

Selain itu, Luhut juga meminta masyarakat untuk memverifikasi data-data atau informasi yang disampaikan oleh tokoh tertentu lewat institusi terpercaya. "Masa kamu lebih percaya ke pribadi daripada institusi Bloomberg, World Bank," kata Luhut.

BACA: Kwik Kian Gie: Keuangan Negara Era Jokowi Terbebani Infrastruktur

Luhut tidak mempermasalahkan gaya kampanye Prabowo yang mengangkat isu perekonomian. Namun, dia mengatakan, apa yang disampaikan Prabowo di hadapan masyarakat harus berdasarkan fakta yang ada, bukan kebohongan belaka.

Sebelumnya, pada pidato Prabowo di gedung Majelis Tafsir Al Quran (MTA) Solo Ahad pekan lalu, dia mengatakan masih banyak penduduk Indonesia yang hidup pas-pasan. Dia menyebut kondisi Indonesia saat ini berada setingkat dengan negara-negara miskin lainnya di Benua Afrika.

Beberapa negara miskin yang disebut Prabowo antara lain Haiti dan Rwanda. "Kita (Indonesia) setingkat dengan negara miskin di benua Afrika: ada Rwanda, Haiti dan pulau-pulau kecil Kiribati, yang kita tidak tahu letaknya di mana," kata Prabowo.

Pernyataan Prabowo tersebut, menurut Luhut adalah sebuah kebohongan. "Indonesia bahkan kemarin dari Bloomberg Brasil memimpin negara emerging market di tahun 2019," ucap Luhut.






Forum Negara Pulau dan Kepulauan, Luhut: Kita Harus Menentukan Nasib Sendiri

23 jam lalu

Forum Negara Pulau dan Kepulauan, Luhut: Kita Harus Menentukan Nasib Sendiri

Luhut Binsar Pandjaitan, mengajak negara-negara pulau dan kepulauan menentukan nasib sendiri dalam menghadapi tantangan global.


Dampak Subsidi Kendaraan Listrik ke Investasi, BKPM: Jelas Positif, Industri Lebih Agresif

1 hari lalu

Dampak Subsidi Kendaraan Listrik ke Investasi, BKPM: Jelas Positif, Industri Lebih Agresif

Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkap bagaimana dampak adanya subsidi kendaraan listrik.


Elektabilitas Prabowo Turun, Gerindra Gerakkan Mesin Partai Awal Tahun Depan

1 hari lalu

Elektabilitas Prabowo Turun, Gerindra Gerakkan Mesin Partai Awal Tahun Depan

Sejumlah lembaga survei nasional menunjukkan penurunan elektabilitas Prabowo.


Yakin Kunjungan Wisatawan 2023 Lampaui Target, Luhut: Harus Kerja Sama dan Berpikir Kreatif

2 hari lalu

Yakin Kunjungan Wisatawan 2023 Lampaui Target, Luhut: Harus Kerja Sama dan Berpikir Kreatif

Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa kolaborasi dan cara berpikir yang out of the box menjadi kunci untuk mengajak masyarakat agar berwisata di dalam negeri.


Elektabilitas Prabowo Subianto Menurun, Ini Penjelasan Gerindra

2 hari lalu

Elektabilitas Prabowo Subianto Menurun, Ini Penjelasan Gerindra

Gerindra menyatakan Prabowo Subianto masih belum berkampanye seperti capres lainnya karena masih sibuk sebagai Menteri Pertahanan.


Pengamat Sebut 2 Faktor Penentu Kemenangan Ganjar, Prabowo, hingga Anies

3 hari lalu

Pengamat Sebut 2 Faktor Penentu Kemenangan Ganjar, Prabowo, hingga Anies

Agung Baskoro, menyebut Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, hingga Anies Baswedan perlu berebut restu dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi


Bank Dunia Cemaskan Kenaikan Utang Negara Kaya dan Gagal Bayar Negara Miskin

3 hari lalu

Bank Dunia Cemaskan Kenaikan Utang Negara Kaya dan Gagal Bayar Negara Miskin

Bank Dunia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ketidakmampuan global dalam mengelola utang gagal bayar.


Tenda Mewah Besar Serba Putih Mulai Selimuti Rumah Erina Gudono, Luhut Pantau Persiapan

3 hari lalu

Tenda Mewah Besar Serba Putih Mulai Selimuti Rumah Erina Gudono, Luhut Pantau Persiapan

Di lahan kosong depan rumah Erina Gudono, juga telah ikut dipasang lantai dari kayu dan terlindungi dengan tenda putih besar.


Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

5 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

Jokowi mengenang Ferry Mursyidan Baldan sebagai sosok yang sangat baik dan bisa berkomunikasi dengan siapa pun.


PAN Beri Sinyal Akan Sandingkan Ganjar Pranowo dengan Erick Thohir

5 hari lalu

PAN Beri Sinyal Akan Sandingkan Ganjar Pranowo dengan Erick Thohir

PAN menghadirkan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir dalam acara bacaleg se Jawa Tengah.