Tahun Baru, 120 Ribu Kendaraan Bakal Lalui Tol Jakarta - Cikampek

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial suasana kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jumat, 23 November 2018. Kementerian Perhubungan akan mengatur secara bergantian jadwal pengerjaan proyek yang berlangsung di tol ini. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Foto aerial suasana kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jumat, 23 November 2018. Kementerian Perhubungan akan mengatur secara bergantian jadwal pengerjaan proyek yang berlangsung di tol ini. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono memprediksi jumlah kendaraan yang melewati jalan tol Jakarta - Cikampek mencapai 120 ribu per hari pada Tahun Baru 2019.

    Baca juga: Menhub Sebut Sektor Darat dan Udara Krusial saat Libur Akhir Tahun

    "Pengalaman kami Tahun Baru yang cukup signifikan. Natal justru tidak terlalu," kata Bambang di Hotel Alila Jakarta, Jumat, 14 Desember 2018.

    Untuk Natal, kata dia, kendaraan yang melalui jalan tol Jakarta - Cikampek bisa mencapai 80 ribu dalam satu hari. Sedangkan untuk kepadatan hari biasa sekitar 60 ribu kendaraan.

    Menurut Bambang, kepadatan yang perlu diantisipasi di KM 10 Cikunir, kemudian di KM 14. "Adhi Karya janji hari ini KM 14 selesai pengerjaan, sehingga tidak ada penyempitan. Kami konsentrasi di Cikunir dan Rest Area 19. Kami akan menempatkan petugas di situ untuk mengatur," kata Bambang.

    Bambang mengatakan proyek di sepanjang jalan tol Jakarta - Cikampek akan berhenti pada 18 Desember 2018 sampai 1 Januari 2019. Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi kepadatan volume kendaraan pada masa Natal dan tahun baru 2019.

    "Akan ada pemberhentian proyek, seluruh proyek yang ada di tol Jakarta Cikampek mulai 18 sampai 1 Januari," kata Bambang di lokasi yang sama.

    Menurut Bambang, pembangunan proyek dari awal sudah menghitung waktu pengerjaan, termasuk proyek di jalan tol. "Mereka sudah tahu, untuk mudik lebaran, liburan natal tahun baru tak boleh bekerja," ujar Bambang.

    Sekarang ini, kata Bambang, BPTJ memberikan kesempatan para kontraktor untuk mengerjakan target yang ada, walaupun sebenarnya mereka agak khawatir. "Sekarang juga agak molor, sudah molor dari schedule mereka mau ngejar ketertinggalan," ujar Bambang.

    Menurut Bambang, kecepatan penyelesaian proyek menjadi penting, supaya proyek selesai tanpa kehilangan momen yang ditargetkan. "Kalau melebihi waktunya kehilangan momen, kehilangan manfaatnya," ujar dia.

    Adapun proyek di Tol Jakarta - Cikampek yang dihentikan menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 ada lima, yaitu Light Rail Transit, kereta cepat Jakarta - Bandung, elevated, rehabilitasi jalan, dan proyek flyover.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.