Sri Mulyani Siapkan Insentif Teranyar untuk Tarik Investor

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri World Economic Forum on ASEAN di Convention Center, Hanoi, Vietnam, Rabu, 12 September 2018. REUTERS/Kham

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyiapkan beberapa instrumen keuangan untuk bisa melakukan pendalaman pasar dan menarik investasi masuk ke dalam negeri.

Baca: Sri Mulyani Dilaporkan ke Bawaslu, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

"Perlu ada review penuh instrumen-instrumen keuangan sehingga tidak hanya kami menciptakan level playing field, tapi juga bisa menarik banyak dana dari luar ke sini," ujar Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 18 Oktober 2018.

Sri Mulyani menjelaskan beberapa insentif yang tengah dikaji adalah insentif untuk mendorong pembiayaan berbasis ekuitas. "jadi orang-orang yang punya akumulasi kapital, dia bisa masuk," katanya.

Selain itu, kata Sri Mulyani, mengatakan pemerintah juga tengah mengevaluasi pajak di sektor properti, khususnya PPh Pasal 22 dan PPnBM. Musababnya, sektor itu dinilai memiliki potensi penciptaan kesempatan kerja di dalam negeri.

Di samping itu, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Robert Pakpahan mengatakan tengah mengkaji perlakuan perpajakan terhadap bunga obligasi. Beberapa hal akan diperbaiki, misalnya penyamaan perlakuan perpajakan untuk berbagai instrumen derivatif.

"Reksadana akan kita samakan bunganya sebesar lima persen atau sama seperti dana investasi real estate (DIRE), dana investasi infrastruktur (dinfra) dan reksa dana penyertaan terbatas (RDPT)," ujar Robert.

Selain itu, Ditjen Perpajakan juga tengah mengkaji kemungkinan menurunkan Pajak Penghasilan atas bunga obligasi. "Tentu kami akan melihat isu-isu yang ada karena bunga atas obligasi ada berbagai layer, tarif, dan lainnya."

Penurunan pajak atas bunga obligasi diharapkan dapat menaikkan likuiditas di dalam negeri. Kebijakan itu juga diharapkan bisa menarik dana investasi dari luar negeri ke dalam negeri.

Baca: Sri Mulyani: 8 Perusahaan Nikmati Tax Holiday dalam 6 Bulan

Selain itu, kebijakan lain yang tengah dikaji juga adalah soal libur pajak alias tax holiday. Kajian itu mencakup adanya masukan bahwa fasilitas tersebut bisa dinikmati oleh industri dengan investasi di bawah Rp 500 miliar.

Simak berita menarik lainnya terkait Sri Mulyani hanya di Tempo.co.






Bahlil Cerita Investasi Pabrik Pipa Belanda Rp 1,9 Triliun Nyaris Berlabuh ke Vietnam

55 menit lalu

Bahlil Cerita Investasi Pabrik Pipa Belanda Rp 1,9 Triliun Nyaris Berlabuh ke Vietnam

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menceritakan apa yang terjadi di balik realisasi investasi perusahaan pipa Belanda di Indonesia.


Bahlil Ungkap Cara Merayu Wavin Batal Investasi di Vietnam dan Bangun Pabrik Pipa di Indonesia

14 jam lalu

Bahlil Ungkap Cara Merayu Wavin Batal Investasi di Vietnam dan Bangun Pabrik Pipa di Indonesia

Bahlil membeberkan bahwa Wavin B.V. sebelumnya berencana melakukan investasi pembangunan pabrik pipa tersebut di negara lain, termasuk Vietnam.


Sri Mulyani: Perubahan Iklim Akan Menjadi Kejutan Global Selanjutnya Setelah Pandemi

14 jam lalu

Sri Mulyani: Perubahan Iklim Akan Menjadi Kejutan Global Selanjutnya Setelah Pandemi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengingatkan perubahan iklim merupakan ancaman global yang sangat serius sesudah pandemi COVID-19.


Jokowi: Meski Dunia Krisis, Indonesia Masih Dipercaya Perusahaan Besar Dunia

14 jam lalu

Jokowi: Meski Dunia Krisis, Indonesia Masih Dipercaya Perusahaan Besar Dunia

Jokowi mengatakan Indonesia masih dipercaya perusahaan-perusahaan besar dunia sebagai tujuan investasi meskipun terjadi krisis finansial global.


Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa Wavin Terbesar di Dunia: Tak Mudah Gaet Investasi

14 jam lalu

Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa Wavin Terbesar di Dunia: Tak Mudah Gaet Investasi

Jokowi meresmikan groundbreaking pabrik pipa milik Wavin Manufacturing Indonesia, bagian dari Wavin Orbia asal Belanda, di Kawasan Industri Batang.


Siang Ini Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa di Batang

16 jam lalu

Siang Ini Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa di Batang

Jokowi siang ini akan terbang menuju Kawasan Industri Terpadu Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.


Pesan Sri Mulyani untuk 2.397 Lulusan STAN 2022: Pemimpin Tidak Menipu, Mengkhianati, Manipulasi

17 jam lalu

Pesan Sri Mulyani untuk 2.397 Lulusan STAN 2022: Pemimpin Tidak Menipu, Mengkhianati, Manipulasi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadir menyampaikan pidato kepada lulusan 2.397 Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN hari ini.


Kisah CEO Pluang Jatuh Bangun Buka Peluang Investasi Bagi Masyarakat Indonesia

20 jam lalu

Kisah CEO Pluang Jatuh Bangun Buka Peluang Investasi Bagi Masyarakat Indonesia

Claudia Kolonas, pendiri sekaligus CEO Pluang bukan sosok yang asing di industri keuangan non-bank di Indonesia. Simak profil lengkapnya berikut ini.


Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

20 jam lalu

Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

Kinerja instrumen investasi saham diperkirakan para pakar bakal lebih baik dibandingkan pasar obligasi pada sisa kuartal IV/2022.


Bahlil Sebut Tingkat Kepercayaan ke Presiden Jokowi Sebagai Kunci Masuknya Investasi di RI

1 hari lalu

Bahlil Sebut Tingkat Kepercayaan ke Presiden Jokowi Sebagai Kunci Masuknya Investasi di RI

Bahlil Lahadalia menyatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Jokowi adalah faktor yang sangat mempengaruhi investor menanamkan modal.