Sri Mulyani: 8 Perusahaan Nikmati Tax Holiday dalam 6 Bulan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan sambutannya pada sesi Global Market Award Ceremony dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 13 Oktober 2018. ANTARA/ICom/AM IMF-WBG/Anis Efizudin

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan delapan perusahaan telah menikmati kebijakan tax holiday alias libur pajak terbaru yang dirilis April 2018.

Baca: PAN: Pose Satu Jari Luhut dan Sri Mulyani di IMF Adalah Kampanye

"Hanya dalam enam bulan ada delapan wajib pajak yang mendapat insentif ini. Ini adalah satu hasil yang sangat baik," ujar Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis, 18 Oktober 2018. Ia berharap kebijakan ini bakal berimbas pada masuknya investasi, penciptaan tenaga kerja dan memacu pertumbuhan ekonomi.

Angka itu kontras bila dibandingkan dengan jumlah penikmat dua kebijakan libur pajak sebelumnya. Misalnya saja pada 2011, fasilitas libur pajak hanya dinikmati oleh lima wajib pajak dari lima cakupan industri. Sementara pada 2015 fasilitas libur pajak gagal menarik peminat lantaran nihil wajib pajak yang menikmatinya.

Padahal, kata Sri Mulyani, aturan libur pajak yang tertuang pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35 Tahun 2018, adalah evolusi dari dua aturan yang sebelumnya dikeluarkan yakni PMK 130 Tahun 2011 dan PMK 159 Tahun 2015. "Karena kami pikir ada kebijakan yang tidak berjalan dengan baik, maka kami melakukan perubahan radikal dengan melakukan sejumlah simplifikasi," kata Sri Mulyani.

Selain jumlah wajib pajak penerima tax holiday yang naik ketimbang sebelumnya, total nilai investasinya juga meningkat. Melalui kebijakan teranyar, pemerintah berhasil menarik delapan wajib pajak dari industri ketenagalistrikan dan industri logam dasar hulu, dengan nilai investasi Rp 161,3 triliun. "Industri-industri itu menyerap 7.911 orang tenaga kerja," ujar Sri Mulyani.

Sementara pada dua kebijakan sebelumnya, hanya lima wajib pajak yang berhasil terserap. Adapun total rencana investasinya adalah Rp 39,4 triliun dengan penyerapan tenaga kerja 4.855 orang.

Berdasarkan beleid teranyar, industri yang bisa menikmati pengurangan pajak penghasilan badan sebesar 100 persen minimal bernilai investasi Rp 500 miliar.

Untuk jangka waktunya, beleid ini dibedakan berdasarkan besar investasi. Untuk investasi Rp 500 miliar sampai Rp 1 triliun dapat libur pajak selama lima tahun. Untuk Rp 1 triliun sampai Rp 5 triliun mendapat libur tujuh tahun.

Adapun untuk investasi Rp 5 triliun sampai Rp 15 triliun mendapat libur 10 tahun. Sementara untuk investasi Rp 15 triliun sampai Rp 30 triliun dapat 15 tahun, dan untuk Rp 30 triliun ke atas dapat 20 tahun. Industri itu pun bakal mendapatkan pengurangan PPh sebesar 50 persen 20 tahun setelahnya.

Industri yang mau mendaftar juga mesti termasuk ke dalam industri yang memiliki keterkaitan luas, memberi nilai tambah, memperkenalkan teknologi baru serta memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional. "Ada 17 cakupan industri, 153 bidang usaha dan jenis produksi," kata Sri Mulyani






Rupiah Dibuka Menguat di Posisi Rp 15.195

1 hari lalu

Rupiah Dibuka Menguat di Posisi Rp 15.195

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih lebih baik ketimbang negara lain.


Rupiah Tembus Rp 15 Ribu, Sri Mulyani Sebut Mata Uang Negara Lain Lebih Loyo

1 hari lalu

Rupiah Tembus Rp 15 Ribu, Sri Mulyani Sebut Mata Uang Negara Lain Lebih Loyo

Sri Mulyani mengatakan depresiasi rupiah masih lebih rendah ketimbang negara lain, yakni 6,1 persen.


Rapat Paripurna APBN 2023 Usai, Sri Mulyani: Salam Restorasi, Demokrat Bersama Rakyat

1 hari lalu

Rapat Paripurna APBN 2023 Usai, Sri Mulyani: Salam Restorasi, Demokrat Bersama Rakyat

Sri Mulyani Indrawati membuat ruang sidang rapat paripurna DPR RI, hari ini, Kamis, 29 September 2022 riuh.


Akumulasi Defisit Fiskal Selama Covid-19 Rendah, Sri Mulyani: Jauh di Bawah Negara Lain

1 hari lalu

Akumulasi Defisit Fiskal Selama Covid-19 Rendah, Sri Mulyani: Jauh di Bawah Negara Lain

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, akumulasi defisit fiskal Indonesia selama masa Covid-19 sangat rendah dibanding negara-negara lain.


Krisis Inggris, Sri Mulyani Yakin Dampaknya Tak Signifikan ke RI karena ..

1 hari lalu

Krisis Inggris, Sri Mulyani Yakin Dampaknya Tak Signifikan ke RI karena ..

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan ekonomi Indonesia masih kuat menghadapi dampak krisis Inggris.


Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

1 hari lalu

Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah masih memiliki daya belanja yang besar hingga kuartal IV - 2022. Ini untuk menopang ekonomi hingga akhir tahun supaya bisa tumbuh di atas 5 persen sepanjang 2022.


Sri Mulyani Ungkap Alasan RI Pede Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

1 hari lalu

Sri Mulyani Ungkap Alasan RI Pede Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

Di negara lain, ucap Sri Mulyani, tidak semua warga bisa menikmati kehidupan yang biasa layaknya orang Indonesia.


Terkini BIsnis: Jokowi Minta Sri Mulyani Eman-eman APBN, BI Komentari Rupiah Jeblok

1 hari lalu

Terkini BIsnis: Jokowi Minta Sri Mulyani Eman-eman APBN, BI Komentari Rupiah Jeblok

Berita terkini bisnis pada siang hari ini dimulai dari permintaan Presiden Jokowi ke Sri Mulyani agar berhati-hati dalam mengelola APBN.


Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

2 hari lalu

Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

Jokowi berpesan agar bendahara negara mengatur belanja untuk kepentingan-kepentingan yang produktif.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

2 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.