Idul Adha, Harga Daging Sapi di Bandung Capai Rp 130 Ribu per Kg

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bulog Akan Gelontorkan Daging Sapi Lokal

    Bulog Akan Gelontorkan Daging Sapi Lokal

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga daging sapi di Pasar Cihaurgeulis, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Selasa, 21 Agustus 2018, mengalami kenaikan sebesar Rp 10 ribu, dari semula Rp 120 ribu menjadi Rp 130 ribu per kilogram menjelang Hari Raya Idul Adha ini.

    Baca juga: Besok Idul Adha, Ibu-ibu Borong Bumbu Dapur

    "Ya naik harganya, mulai naik itu sejak dua hari lalu, naiknya sekitar Rp 10 ribu per kilogram dan hari ini naik jadi Rp 130 ribu per kilogramnya," kata Acep, seorang pedagang daging sapi di Pasar Cihaurgeulis, Kota Bandung, Jawa Barat.

    Menurut Acep, naiknya harga daging sapi menjelang Hari Raya Idul Adha terbilang wajar dan setiap tahun menjelang hari Lebaran memang selalu terjadi kenaikan.

    "Kalau Lebaran pasti naik, karena itu stok kan berkurang. Itu kan banyak yang dikeluarkan buat dijual jadi hewan kurban. Tapi masih wajar sih kenaikannya," kata dia.

    Baca juga: Idul Adha 2018, Omzet Pedagang Hewan Kurban Turun 50 Persen

    Selain daging sapi, harga sejumlah bumbu dapur seperti bawang merah juga mengalami kenaikan, yakni menjadi Rp 24 ribu per kilogram.

    "Bawang itu naik jadi Rp 24 ribu, sebelumnya Rp 22 ribu per kilogram. Kenaikannya masih wajar dan tidak pengaruh sama minat pembelian. Kalau harga cabai masih stabil, itu masih Rp 20 ribu per kilogram," kata salah seorang penjual bumbu dapur di Pasar Cihaurgeulis, Kota Bandung bernama Nana.

    Jika harga daging sapi dan bumbu dapur naik menjelang Idul Adha, harga daging ayam di pasar tradisional tersebut malah turun. Salah seorang pedagang daging ayam potong, Yanto, mengatakan harga daging ayam turun sebesar Rp 2.000 per kilogram dari Rp 40 ribu menjadi Rp 38 ribu per kilogram.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.