Minggu, 23 September 2018

BPJS Kesehatan Tegaskan Obat Kanker Trastuzumab Masih Dijamin

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Defisit, BPJS Kesehatan Korbankan Aset dan Laba

    Defisit, BPJS Kesehatan Korbankan Aset dan Laba

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) Maya Amiarny Rusady menegaskan obat untuk kanker payudara bernama Trastuzumab masih dijamin dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

    "Kami berikan Trastuzumab untuk kanker pada stadium awal. Masih kami jamin Trastuzumab," kata Maya di Jakarta, Senin, 25 Juni 2018.

    Baca juga: Penderita Kanker Minta BPJS Kesehatan Tanggung Obat Mahal Ini

    Dia menerangkan bahwa BPJS Kesehatan menjamin biaya pengobatan dan pelayanan kesehatan pesertanya yang sesuai dengan indikasi medis. Sedangkan tindakan yang tidak sesuai dengan indikasi medis tidak dijamin sampai saat ini.

    Beredar kabar bahwa BPJS Kesehatan tidak lagi menjamin obat Trastuzumab yang digunakan untuk pasien kanker payudara. Namun Maya menerangkan bahwa beberapa waktu lalu Dewan Pertimbangan Klinis memberikan masukan bahwa pemberian Trastuzumab pada kanker payudara stadium metastasis (sel kanker menyebar ke sejumlah organ tubuh lainnya) tidak dalam indikasi medis.

    Baca juga: Bayar Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Bisa Lewat BNI

    "Ini bukan BPJS yang atur, tim ahli yang bilang. Artinya kalau tidak indikasi medis, dampak efek yang diharapkan tidak maksimal," kata Maya.

    Dengan begitu, pemberian Trastuzumab untuk kasus kanker payudara stadium metastasis dinilai tidak efektif. Namun, untuk kasus kanker payudara stadium awal masih diberikan obat Trastuzumab dan dijamin pembiayaannya oleh BPJS Kesehatan.

    Baca juga: BPJS Kesehatan Kembangkan Layanan Rujukan Online ke Rumah Sakit

    Dia menerangkan tidak diberikannya Trastuzumab untuk pasien kanker metastasis diberlakukan pada kasus baru atau setelah masukan Dewan Pertimbangan Klinis.

    Di samping itu, kata Maya, dalam formularium nasional saat ini juga sudah ada obat lain yang bisa digunakan untuk menggantikan penggunaan Trastuzumab.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.