Rini Akui Belum Dapat Laporan Kecelakaan Proyek Tol Becakayu

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Rini Soemarno tengah meninjau persiapan Open Traffic Simpang Susun Semanggi, 28 Juli 2017. TEMPO/INGE KLARA

    Menteri BUMN Rini Soemarno tengah meninjau persiapan Open Traffic Simpang Susun Semanggi, 28 Juli 2017. TEMPO/INGE KLARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan pihaknya belum mendapat laporan terkait kecelakaan kerja yang terjadi pada proyek Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu).

    "Saya belum mendapatkan laporannya. Saya harus bicarakan bersama apa saja kasusnya. Semua kan ada teknisnya," ucapnya di Kantor Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa, 20 Februari 2018.

    Baca juga: Insiden Proyek Tol Becakayu, Presiden Minta Pengawasan Diperketat

    Dirinya memastikan akan membicarakan lebih lanjut penyebab kecelakaan kerja yang terjadi pada dini hari tadi itu. Rini menyatakan hingga siang ini masih berlangsung rapat koordinasi antar pemangku kepentingan dari proyek yang masuk dalam kategori strategis nasional dengan kontraktor PT Waskita Karya.

    Kementerian BUMN juga akan melakukan evaluasi bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Rini menjelaskan pihaknya telah memberikan arahan kepada pihak kontraktor agar tidak terulang kejadian serupa.

    Kecelakaan kerja pada proyek Tol Becakayu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa, 20 Februari 2018. Saat itu, kontraktor proyek tersebut, PT Waskita Karya Tbk., melakukan pengecoran pierhead dengan kondisi beton masih basah dan bekisting merosot sehingga jatuh dan menimpa tujuh orang pekerja hingga mengakibatkan luka-luka.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.