Insiden Proyek Tol Becakayu, Presiden Minta Pengawasan Diperketat

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat meresmikan  Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) seksi 1b dan 1c sepanjang 8,26 km, Kali Malang, Jakarta, 3 November 2017.Tol  Becakayu diharapkan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas kendaraan logistik yang menuju Karawang, Cibitung dan Bandung. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat meresmikan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) seksi 1b dan 1c sepanjang 8,26 km, Kali Malang, Jakarta, 3 November 2017.Tol Becakayu diharapkan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas kendaraan logistik yang menuju Karawang, Cibitung dan Bandung. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperketat pengawasan terhadap pengerjaan konstruksi pembangunan infrastruktur, menyusul terjadinya kecelakaan kerja pada proyek jalan Tol Becakayu.

    Pernyataan Presiden itu disampaikan Kementerian PUPR yang berencana untuk melakukan moratorium pelaksanaan konstruksi infrastruktur layang (elevated).

    "Pagi tadi sudah saya sampaikan ke Menteri PU (Basuki Hadimuljono), pengawasan diperketat, saya sampaikan itu saja," kata Presiden Jokowi di Istana Negara seusai melantik 17 duta besar baru, Selasa, 20 Februari 2018.

    Baca juga: Material Tiang Girder Tol Becakayu Ambruk Saat Akan Dicor

    Jokowi menyatakan pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur perlu lebih rutin dan diperketat, terutama untuk proyek yang pengerjaan konstruksinya dilakukan di atas atau layang. Presiden menyebutkan sejumlah contoh, seperti jalan layang, jalan tol layang, atau kereta ringan (LRT).

    Dengan begitu, diharapkan kesalahan atau kelalaian dapat berkurang. "Konstruksi betul-betul terawasi satu per satu, pekerjaan itu harus pekerjaan detil. Enggak mungkin diawasi sambil lalu," ujar Jokowi.

    Presiden mengatakan keputusan untuk evaluasi total ada di tangan Kementerian PUPR. Menurutnya, banyak sekali pekerjaan pembangunan infrastruktur yang dilakukan saat ini.

    Kecelakaan kerja pada proyek Tol Becakayu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa, 20 Februari 2018. Saat itu, kontraktor proyek tersebut, PT Waskita Karya Tbk., melakukan pengecoran pierhead dengan kondisi beton masih basah dan bekisting merosot sehingga jatuh dan menimpa tujuh orang pekerja.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.