Makro Ekonomi, Pelajaran Favorit Sri Mulyani Saat Kuliah

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Gubernur Papua Lukas Enembe dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng menandatangani perjanjian antara Pemerintah Pusat, Pemprov Papua, Pemkab Mimika dan PT Inalum tentang Pengambilan Saham Divestasi PT Freeport Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, 12 Januari 2018. Sebanyak 10 persen saham PT Freeport Indonesia itu akan dibagi dua, yaitu 7 persen untuk Kabupaten Mimika dan 3 persen untuk provinsi Papua. ANTARA/Aprillio Akbar

    Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Gubernur Papua Lukas Enembe dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng menandatangani perjanjian antara Pemerintah Pusat, Pemprov Papua, Pemkab Mimika dan PT Inalum tentang Pengambilan Saham Divestasi PT Freeport Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, 12 Januari 2018. Sebanyak 10 persen saham PT Freeport Indonesia itu akan dibagi dua, yaitu 7 persen untuk Kabupaten Mimika dan 3 persen untuk provinsi Papua. ANTARA/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Depok - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengisi kuliah perdana semester genap di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia pada hari ini, Senin, 5 Februari 2018. Sri Mulyani mengajar kuliah makro ekonomi setelah pada semester sebelumnya membawakan materi mikro ekonomi.

    Kepada para mahasiswa, Sri Mulyani menceritakan kesukaannya akan makro ekonomi.

    "Makro ekonomi itu mengasyikkan sekali. Kita bicara bagaimana ekonomi tumbuh, kenapa ekonomi gagal berekspansi. Kita bicara bagaimana long term growth. Dan kita akan bicara policy government," kata Sri Mulyani di kampus UI, Depok, Jawa Barat, Senin, 5 Februari 2018.

    Simak: Sri Mulyani Kritik Perjalanan Dinas Pemda DKI

    Sri Mulyani bercerita, dirinya hampir saja masuk Fakultas Psikologi UI. Namun, rencana itu urung lantaran ia diterima di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI. Sri Mulyani berujar, dirinya kemudian sangat menikmati belajar ekonomi makro.  

    Kepada para mahasiswa, Sri Mulyani menyampaikan tiga hal yang dia harapkan dari mereka. Tiga hal tersebut yakni pengetahuan (knowledge), keahlian (skill), dan tingkah laku yang baik (attitude). Belajar ekonomi, menurut Sri Mulyani, adalah mempelajari kebiasaan dari para pelaku-pelakunya.

    "Kenapa saya menikmati belajar makro ekonomi, karena saya menikmati belajar behaviour," ujar Sri Mulyani.

    Selama mengajar, Sri Mulyani beberapa kali berjalan menghampiri para mahasiswa untuk melontarkan pertanyaan. Dia juga tak segan bergurau dengan para mahasiswa, misalnya tentang aksi Ketua BEM UI yang memberikan kartu kuning untuk Presiden Joko Widodo dalam acara perayaan ulang tahun UI pekan lalu.

    "Kalau pertumbuhan ekonomi cuma lima persen nanti Presiden Jokowi kalian kasih kartu kuning enggak? Itu bos saya lho kalian kasih kartu kuning," kata Sri Mulyani yang disambut tawa hadirin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.