Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang akhir pekan, indeks harga saham gabungan atau IHSG ditutup di level 6.472,67 pada perdagangan hari ini, Kamis, 18 Januari 2018. IHSG ditutup menguat 0,44 persen atau naik 28,15 poin setelah dibuka pada level 6.456,89 pagi tadi.

    Penguatan saham hari ini sejalan dengan prediksi analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada. Reza mengatakan indeks terkerek lantaran aksi beli investor asing dengan adanya perkiraan pertumbuhan ekonomi nasional yang meningkat seiring dengan adanya pemilihan kepala daerah.

    Baca: Tingkatkan Keamanan, BEI Berniat Pindahkan Data Center Perdagangan Saham 

    "Adanya penilaian sektor perdagangan yang mampu mencatatkan surplus dalam tiga tahun berturut-turut juga diprediksi memberi imbas positif pada laju IHSG," katanya dalam rilis yang diterima Tempo, Kamis.

    Sepanjang perdagangan bursa hari ini, tercatat 177 saham menguat, 176 melemah, dan 119 stagnan. Bursa mencatat terdapat 14,56 miliar saham yang diperdagangkan dalam 556.769 kali frekuensi dengan total nilai Rp 10,164 triliun.

    Adapun pergerakan IHSG sepanjang hari ini berada pada rentang 6.452,05 hingga 6.483,27. Saham AISA, ENRG, dan RALS menjadi top gainers hari ini dengan penguatan harga saham lebih dari 20 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).