Antisipasi Lonjakan Penerbangan Akhir Tahun, AirNav Siapkan Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah turis asing menunggu jadwal penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai yang kembali dibuka usai terdampak erupsi Gunung Agung, di Kuta, Bali, 29 November 2017. REUTERS/Johannes P. Christo

    Sejumlah turis asing menunggu jadwal penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai yang kembali dibuka usai terdampak erupsi Gunung Agung, di Kuta, Bali, 29 November 2017. REUTERS/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia melakukan sejumlah persiapan menghadapi pelaksanaan angkutan udara menjelang libur Natal 2017 dan tahun baru 2018. Untuk mendukung pelayanan yang maksimal selama libur Natal 2017 dan tahun baru 2018, AirNav akan mengoptimalkan slot waktu penerbangan dengan memanfaatkan sistem aplikasi CHRONOS.

    Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto mengatakan aplikasi CHRONOS berfungsi sebagai sumber informasi bagi unit pelaksana koordinasi slot terkait dengan izin rute dan flight approval bagi sejumlah pesawat terbang dari beberapa maskapai yang telah memiliki izin.

    Baca: AirNav Tangani Navigasi Dua Bandara Khusus Migas

    “Aplikasi ini juga dapat memonitor penggunaan slot yang telah diterbitkan, baik berupa izin rute maupun flight approval, serta sebagai alat bantu evaluasi dan pelaporan penggunaan slot time di 35 bandar udara terkoordinasi,” ujar Novie dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis, 14 Desember 2017.

    Novie menjelaskan, pergerakan pesawat pada masa pelaksanaan liburan Natal dan tahun baru kerap kali mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding hari biasa. Peningkatan tersebut biasanya terjadi di bandara origin dan destinasi, seperti Soekarno-Hatta, Jakarta; I Gusti Ngurah Rai, Bali; Juanda, Surabaya; dan Adisutjipto, Yogyakarta.  

    Novie juga berujar lembaganya tidak hanya menyiapkan sistem selama masa angkutan libur Natal dan tahun baru. AirNav Indonesia juga membuka Posko Terpadu Monitoring Layanan Navigasi selama 24 jam nonstop setiap hari, mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.

    “Sejumlah tugas yang dijalankan posko adalah memastikan semua peralatan dan fasilitas navigasi, seperti radar, alat komunikasi, dan sarana bantu navigasi lainnya, dapat berfungsi dengan baik,” kata Novie.

    “Posko terpadu tersebut bertujuan mengoptimalkan dan memonitor kelancaran kegiatan penerbangan, baik di kantor pusat maupun di kantor-kantor cabang. Terutama di bandara-bandara yang berpotensi mengalami peningkatan pergerakan pesawat yang tinggi,” tuturnya.

    Selain itu, Novie menjelaskan, ada 35 kantor pelayanan AirNav yang disiagakan penuh selama masa libur Natal dan tahun baru. Kemudian ada delapan kantor cabang yang beroperasi selama 24 jam untuk memantau kondisi dan mengevaluasi kondisi penerbangan.

    Adapun kedelapan bandara tersebut adalah Bandara Hang Nadim di Batam, Bandara I Gusti Ngurah Rai (Denpasar), Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta), Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), Bandara Sam Ratulangi (Manado), Bandara Hasanuddin (Makassar), Bandara Kualanamu (Medan), dan Bandara Juanda (Surabaya).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.