IHSG Diprediksi Kembali Melemah, Cermati Saham Pilihan

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,11 persen di level 6063, 245 pada 23 November 2017. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan berbalik melemahnya laju IHSG memberikan potensi pelemahan lanjutan. Potensi tersebut akan muncul jika dibarengi dengan maraknya aksi jual.

    Reza berharap pelemahan yang terjadi dapat lebih terbatas. Sehingga IHSG tidak masuk dalam tren pelemahannya seiring masih adanya sentimen positif dari dalam negeri yang dapat mengangkat IHSG.

    "Tetap cermati berbagai sentimen yang ada dimana dapat berimbas pada berubahnya arah IHSG," kata Reza, Jumat 24 November 2017.

    Beberapa saham rekomendasi Binaartha Sekuritas yakni ADRO, BJTM, DOID, HRUM, INTP, dan SMGR.

    Baca: Tahun Politik 2018, Dirut BEI: IHSG Sedikit Terpengaruh 

    Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi memprediksi IHSG akan bergerak tertekan hari ini. Ia mengatakan IHSG akan bergerak di level terendah 6078 dan tertinggi 6070.

    "Indikator Stochastic melanjutkan pergerakan jenuh dengan momentum yang sudah cukup tinggi pada indikator RSI," kata dia.

    Menurut Lanjar saham-saham yang masih dapat dicermati di akhir pekan yakni AKRA, BSDE, EXCL, INDF, ITMG, JPFA, MAPI, ADHI.

    Sedangkan analis dari Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG masih menunjukkan aura positifnya. William masih menanti momentum untuk kembali mencetak rekor level tertinggi baru kembali.

    "Konsolidasi membentuk pondasi support level baru sehingga dapat kuat menopang pada saat terjadi tekanan," kata dia.

    William mengatakan momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian. Pola yang dilakukan adalah dengan pola investasi jangka panjang.

    William memprediksi hari ini IHSG berpotensi menguat. Menurutnya IHSG akan bergerak dari level terendah 5972 dan tertinggi 6123.

    Saham-saham pilihan Indosurya Sekuritas yakni WSBP, AKRA, WTON, BJTM, JSMR, TLKM, PGAS, ADHI, BBNI, dan MYOR.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?