Harga Emas Antam Stabil di Rp 628.607 per Gram

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaminan dan Inovasi Kilau Emas ANTAM

    Jaminan dan Inovasi Kilau Emas ANTAM

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau emas Antam berada tetap di posisi Rp 623.562 per gram pada perdagangan Senin, 20 November 2017. Pada perdagangan Sabtu, 18 November 2017 kemarin, harga emas Antam ada di posisi Rp 628.607 per gram.

    Harga pembelian kembali atau buyback juga tidak mengalami perubahan sejak Sabtu kemarin yaitu Rp 561.000 per gram.

    Pembayaran pembelian kembali dengan volume di atas 1 kilogram akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi. Nilai pembelian kembali mengacu pada harga pembelian kembali pada hari transaksi.

    Antam menjual emas dengan ukuran 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 09.00 terpantau sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia.

    Berikut daftar harga emas Antam di kantor Antam Pulogadung:

    Emas 1 gram Rp 628.607

    Emas 2 gram Rp 1.216.854

    Emas 2,5 gram Rp 1.510.978

    Emas 3 gram Rp 1.1.807.119

    Emas 4 gram Rp 2.397.384

    Emas 5 gram Rp 2.996.730

    Emas 10 gram Rp 5.934.010

    Emas 25 gram Rp 14.781.850

    Emas 50 gram Rp 29.513.250

    Emas 100 gram Rp 58.976.050

    Emas 250 gram Rp 147.314.000

    Emas 500 gram Rp 294.426.200

    Antam juga menjual emas bercorak batik dengan ukuran 10 gram dan 20 gram. Untuk harga emas Antam bercorak batik ukuran 10 gram dijual dengan harga Rp 6.397.060 atau Rp 639.706 per gram. Sementara untuk ukuran 20 gram seharga Rp 12.395.565 atau Rp 619.778 per gram.

    Selain itu, Antam juga menjual emas batangan tematik edisi Idul Fitri. Emas edisi Idul Fitri Antam berukuran 1 gram dijual dengan harga Rp 704.282 Sementara emas edisi Idul Fitri ukuran 2 gram dijual Rp.1.292.52 dan ukuran 5 gram dijual Rp 3.072.405.

    AJI NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.