Pengembangan RSCM, Sardjito dan 10 RS Lain Ditawarkan ke Swasta

RS Sardjito, Yogyakarta (sardjitohospital.co.id)

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah berencana menawarkan proyek pengembangan 12 rumah sakit umum pusat dan daerah ke pihak swasta, dengan nilai proyek triliunan rupiah.

"Saat RSUD Dr Pirngadi Medan ditawarkan banyak investor yang tertarik. Ternyata mereka menilai investasi di sektor pelayanan kesehatan cukup menjanjikan," kata Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur (PDPI) Kementerian Keuangan Freddy Saragih dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 29 September 2017

Proyek bernilai lebih dari Rp 3 triliun itu tengah dikaji untuk pembiayaan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Baca juga: Holding Rumah Sakit BUMN Targetkan Bangun 20 Rumah Sakit Baru

Freddy mengungkapkan selain RSUD Dr Pirngadi Medan, proyek yang akan ditawarkan yakni RSUD Tipe D Sidoarjo senilai Rp200 miliar, Pembangunan dua Tower Cancer RS Kanker Dharmais senilai Rp450 miliar, sembilan proyek senilai Rp2,5 triliun yakni Revitalisasi RSUPN Cipto Mangunkusomo, serta pengembangan RSUP Fatmawati, RSUP Sardjito Yogya, RSUP Hasan Sadikin Bandung, RSUP M Hoesin Palembang, RSUP H. Adam Malik Medan, RSUP Sanglah Denpasar, RSUP M. Djamil Padang, dan RS Kusta dr Rivai Abdullah.

"Untuk RS Dharmais itu sangat potensial karena mereka punya lahan untuk membangun gedung baru, sedangkan yang lain masih dikaji pelayanan apa saja yang akan di-KPBU," jelasnya.

Dia menjelaskan pembangunan dan pengembanganmelalui skema KPBU ini sangat besar keuntungannya. Selain keunggulan dari pendekatan analisis biaya yang meliputi seluruh umur proyek, juga lebih mendorong kepastian penyelesaian proyek yang lebih cepat karena swasta baru akan menerima pembayaran dari pemerintah.

"Seperti pembangunan jembatan. Jika menggunakan skema APBN, ada kerusakan sedikit harus menggunakan revisi anggaran kalau tidak dianggarkan. Sedangkan dengan menggunakan Skema KPBU, ada kerusakan langsung ditalangi pihak swasta," katanya.

Begitu juga mengenai risiko pembengkakan biaya operasional dengan menggunakan skema KPBU, risiko ditanggung oleh badan usaha. "Jadi melalui skema KPBU ini, pemerintah daerah akan dibebaskan dari risiko hutang maupun risiko kemungkinan terjadinya kegagalan," ujarnya.

Pengamat ekonomi Muhammad Zulfikar Dahlan mengatakan KPBU memang memakan waktu yang tidak sebentar dan memerlukan kajian-kajian yang cukup mendalam.

"Kalau seperti jalan tol kan memang sudah lama direncanakan, kecuali kereta cepat memang agak mendadak. Saat ini juga sedang ada pembangunan pelabuhan Patimban dengan KPBU, nah pembangunan RS harus segera dilakukan. Jangan semua orang di Indonesia berobat harus ke RSCM," tuturnya.

Partisipasi swasta, lanjutnya, sangat dimungkinkan dalam pembangunan RS milik pemerintah. "Perlu perencanaan yang detil dari Kemenkes, selama ini kan modelnya lebih banyak BLU (Badan Layanan Umum), seperti RSCM Kencana, yang sifatnya premium, padahal bisa dibuat rumah sakit  yang melayani masyarakat secara umum, di luar negeri partisipasi swasta itu sudah sangat banyak," tuturnya.

ANTARA.






BRIN Luncurkan Teknologi Pengenalan Wicara untuk Pendiktean Medis

1 jam lalu

BRIN Luncurkan Teknologi Pengenalan Wicara untuk Pendiktean Medis

Untuk mendorong transformasi digital layanan kesehatan di rumah sakit seluruh Indonesia, BRIN telah melakukan kerja sama lisensi dengan mitra.


Kasus Harian Covid-19 DKI Jakarta Melonjak, Dinkes: BOR Terkendali

3 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 DKI Jakarta Melonjak, Dinkes: BOR Terkendali

Kasus harian Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir kian melonjak. Meski demikian, Bed Occupation Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di rumah sakit DKI Jakarta disebut masih dalam kondisi aman.


Jangan Diabaikan, Kenali Tanda-Tanda Awal Epilepsi dan Cara Penanganannya

5 hari lalu

Jangan Diabaikan, Kenali Tanda-Tanda Awal Epilepsi dan Cara Penanganannya

Orang yang menderita epilepsi kerap ditandai kejang yang terjadi secara tiba-tiba.


China Melonggarkan Pedoman Covid-19 untuk Tempat Hiburan

10 hari lalu

China Melonggarkan Pedoman Covid-19 untuk Tempat Hiburan

Pemerintah China menghapus batasan jumlah orang yang diizinkan di teater, konser, dan festival musik di daerah berisiko rendah tanpa wabah Covid-19.


Layani Wisata Medis, Rumah Sakit Ini Punya Robot Operasi yang Pertama Ada di Asia Pasifik

14 hari lalu

Layani Wisata Medis, Rumah Sakit Ini Punya Robot Operasi yang Pertama Ada di Asia Pasifik

Banten kini memiliki enam rumah sakit yang menjadi destinasi wisata medis.


4 Orang Sekeluarga yang Meninggal di Kalideres Akan Dikremasi Senin Depan

16 hari lalu

4 Orang Sekeluarga yang Meninggal di Kalideres Akan Dikremasi Senin Depan

Jenazah 4 orang sekeluarga yang meninggal di Kalideres bakal dikremasi pada Senin pekan depan.


4 Orang Satu Keluarga Tewas Kelaparan, Ketua RT Asiong Sebut Mereka Bukan Miskin

16 hari lalu

4 Orang Satu Keluarga Tewas Kelaparan, Ketua RT Asiong Sebut Mereka Bukan Miskin

Mereka tewas dengan kondisi perut kosong sejak lama.


4 Meninggal dalam 1 Rumah di Kalideres, 3 Orang Telah Berusia Sepuh

17 hari lalu

4 Meninggal dalam 1 Rumah di Kalideres, 3 Orang Telah Berusia Sepuh

Polres Metro Jakarta Barat memeriksa sedikitnya empat orang saksi perihal penemuan4 orang satu rumah meninggal di Kalideres.


Mas Dhito Minta Dirut Baru RSKK Benahi Manajemen

18 hari lalu

Mas Dhito Minta Dirut Baru RSKK Benahi Manajemen

RSKK harus jadi penopang kehidupan masyarakat.


Nikita Mirzani Dilarikan ke Rumah Sakit, Saraf di Punggungnya Bermasalah

23 hari lalu

Nikita Mirzani Dilarikan ke Rumah Sakit, Saraf di Punggungnya Bermasalah

Selain tentang kondisi kesehatan Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru juga menyinggung soal perngajuan penangguhan penahanan yang ditolak.