Dapat Investasi Rp 4 Triliun, Daan Mogot City Siap Dibangun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi proyek pembangunan/bangunan bertingkat/Apartemen. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Ilustrasi proyek pembangunan/bangunan bertingkat/Apartemen. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - China Communications Construction Group (CCCG) melalui anak usahanya PT China Harbour Jakarta Real Estate Development resmi memulai pembangunan Daan Mogot City atau Damoci di Jakarta Barat. Dana investasi tahap pertama sekitar Rp 4 triliun diprioritaskan untuk pembangunan delapan menara di atas lahan 4 hektare.

    Direktur Marketing PT China Harbour Jakarta Zhao Ran mengatakan pihaknya menjanjikan penyelesaian dalam tiga tahun ke depan, dengan garansi pembelian unit kembali oleh perusahaan jika terbukti tidak memenuhi target.

    "Dengan mulainya pembangunan saat ini kami pastikan serah terima dapat dimulai pada akhir 2020 nanti," kata Zhao Ran pada Minggu, 13 Agustus 2017.

    Perusahaan pun telah menunjuk perusahaan Colliers International Indonesia sebagai pengelola gedung, Green Tower sebagai master lanscape, dan East China Architecture Design Institute sebagai perancang desain bangunan.

    Baca: Hunian Terpadu Daan Mogot City Incar Pembeli Potensial

    General Manager Executive of China Communication Construction Group (CCCG) Sun Guang Yu menuturkan Indonesia adalah negara yang sangat potensial untuk industri perumahan. Survei perusahaan menyebutkan bahwa hanya 8 persen masyarakat Jakarta yang mempunyai hunian tempat tinggal Apartemen.

    "Maka dari itu peluang bisnis properti di Indonesia khususnya Jakarta masih memiliki prospek yang baik kedepannya”. ungkap Guang Yu.

    Dirinya mengatakan untuk keseluruhan proyek properti perdana di Indonesia perusahaan akan membenamkan investasi sebesar USD 1 miliar dengan konsep kawasan terpadu.

    Kawasan terpadu hasil rancangan desainer lokal Indonesia tersebut akan menggabungkan unsur budaya Cina dan Indonesia yang berkelas dunia.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.