Mudik Lebaran 2017 Lancar, Kementeriaan PUPR Raih Penghargaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemudik melintasi gerbang tol Salatiga yang sudah resmi dibuka sejak 18 Juni 2017, di kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah, 23 Juni 2017. H-2 lebaran jalan tol sepanjang 17,6 km tersebut tampak lengang dari arus pemudik lebaran tahun 2017. TEMPO/Pius Erlangga

    Pemudik melintasi gerbang tol Salatiga yang sudah resmi dibuka sejak 18 Juni 2017, di kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah, 23 Juni 2017. H-2 lebaran jalan tol sepanjang 17,6 km tersebut tampak lengang dari arus pemudik lebaran tahun 2017. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperoleh penghargaan dari Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) berkat keberhasilannya dalam penyediaan prasarana dan sarana selama mudik Lebaran 2017.

    Penghargaan tersebut diterima langsung Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Gedung Krida Bhakti Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2017.

    Baca: Kapolri: Arus Mudik 2017 Lebih Lancar Dibanding Tahun Lalu
     
    "Penghargaan ini kami terima dengan penuh rasa tanggung jawab oleh semua jajaran Kementerian PUPR dalam memberikan layanan infrastruktur jalan dan jembatan untuk menunjang kelancaran transportasi selama mudik Lebaran 2017," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu, 2 Agustus 2017.
     
    Ia menuturkan kesuksesan mudik Lebaran tahun ini secara umum karena adanya tambahan ruas tol darurat sepanjang 337 kilometer di Pulau Jawa dan 65 kilometer di Pulau Sumatera. Selain itu, kondisi jalan nasional yang mantap dan dapat dilaluinya empat flyover di Brebes, Jawa Tengah menjadikan arus mudik pada 2017 ini lebih baik dibanding tahun lalu.

    Simak: Menteri Perhubungan: Jalur Mudik Lancar, Tak Ada Kemacetan
     
    Sedangkan pada Lebaran 2018, lanjut Basuki, pihaknya akan berupaya agar kondisi jaringan jalan nasional dan semua jalan tol dalam kondisi yang lebih baik.

    “Untuk jalan tol, mulai Brebes hingga Semarang kami mentargetkan sudah tidak ada lagi yang bersifat darurat pada mudik 2018. Tapi untuk jaringan Jalan tol Trans Jawa, ditargetkan bisa tuntas tersambung setidaknya hingga Surabaya pada akhir 2018. Bahkan mudah-mudahan bisa fungsional hingga Probolinggo," ujarnya.
     
    Sedangkan Kepala UKP Pancasila Yudi Latif mengatakan penghargaan ini diberikan berdasarkan Surat Keputusan UKP-PIP Nomor 1 Tahun 2017 tentang Kinerja Positif yang telah dilakukan Kementerian/Lembaga dan Badan Usaha Milik Negara dalam menjamin pengamanan, pengendalian, dan kelancaran mudik Lebaran 2017.
     
    “Penghargaan ini diberikan untuk memberikan apresiasi kepada para penyelenggara negara yang sudah bekerja baik. Kami melihat selama proses persiapan dan pelaksanaan mudik Lebaran 2017, semangat gotong royong yang kental, yakni ego sektoral dan kompartementalisme luruh," ujar Yudi. 
     
    Ia menambahkan, hal ini juga menunjukkan bentuk pelembagaan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga dan kelima. "Berbagai prestasi dan kebaikan ini harus dihadirkan ke ruang publik," tuturnya.
     
    Selain Kementerian PUPR, penghargaan serupa diberikan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Tito Karnavian, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Energi Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani, Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik, serta perwakilan dari Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Agama, Kementerian Pertanian, PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry, PT Perusahaan Listrik Negara, dan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).
     
    INGE KLARA SAFITRI 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.