Bank Commonwealth Luncurkan Sistem Buka Rekening 10 Menit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jajaran Direksi Commonwealth Life saat Lounching COMM Family Protection di Jakarta, Rabu 25 Januari 2017. Tempo/Tongam sinambela

    Jajaran Direksi Commonwealth Life saat Lounching COMM Family Protection di Jakarta, Rabu 25 Januari 2017. Tempo/Tongam sinambela

    TEMPO.COTangerang- Bank Commonwealth meluncurkan sistem pembukaan rekening baru untuk calon nasabah dengan waktu 10 menit. Sistem ini tersedia dalam program Kiosk, di mana calon nasabah hanya memerlukan mesin serta aplikasi pintar yang tersedia di sejumlah tempat publik, seperti pusat perbelanjaan dan stasiun. 
     
    "Ini merupakan new way of banking yang bisa memberikan layanan mudah, cepat, aman, dan paperless, serta bisa diakses di tempat yang sering dikunjungi nasabah," ujar Head of Wealth Management and Customer Segment Bank Commonwealth Ivan Jaya di Mal Serpong, Tangerang, Senin, 31 Juli 2017.

    Baca: Commonwealth Life Luncurkan COMM Family Protection
     
    Dalam proses pembuatan rekening tersebut, calon nasabah hanya diminta menyediakan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu nomor pokok wajib pajak (NPWP) untuk kemudian di-scan. Proses pengisian data nasabah dilakukan secara online atau menggunakan scan biometrik sidik jari otomatis tanpa harus datang ke kantor cabang. "Jadi bebas repot karena tidak perlu mengisi data secara manual," ucap Ivan. 
     
    Dia pun meyakinkan seluruh proses berlangsung dengan aman dan efektif, di mana setelahnya kartu ATM dapat langsung dicetak di tempat, bersamaan dengan aktifnya Internet banking, juga mobile banking, melalui SMS notifikasi ke nomor telepon nasabah. "Aman karena semua data nasabah langsung tersimpan di sistem kami. Jadi kendali penuh atas seluruh data Anda," katanya. Untuk pembukaan rekening tabungan ini nasabah juga diwajibkan melakukan setoran awal minimal Rp 500 ribu. 
     
    Ivan menjelaskan, peluncuran sistem baru ini didasari masih terdapatnya beberapa faktor penghambat bagi masyarakat mengakses layanan dan fasilitas perbankan. Menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK 2016, indeks literasi keuangan di Indonesia baru 29,66 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan 67,82 persen. 
     
    Ivan melanjutkan, hal yang sering dikeluhkan nasabah adalah proses onboarding yang cukup memakan waktu. "Seorang nasabah perlu waktu minimal 1 jam untuk membuka rekening di bank." Waktu itu digunakan untuk mengisi formulir, fotokopi data pribadi seperti KTP dan NPWP, menunggu pencetakan kartu ATM, aktivasi Internet banking dan mobile banking, hingga mendengarkan informasi penawaran produk serta layanan. 
     
    Ivan mengatakan a new way of banking merupakan perkembangan teknologi Bank Commonwealth yang bertujuan memberi layanan perbankan yang end-to-end menyeluruh. "Ini akan menghadirkan kemudahan bertransaksi dengan akses yang luas kepada masyarakat," katanya.
     
    GHOIDA RAHMAH 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?