Indeks Dolar AS Terkoreksi, Pasar Antisipasi Suku Bunga Fed

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Cheryl Ravelo

    REUTERS/Cheryl Ravelo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) terpantau sedikit terkoreksi pada perdagangan pagi ini, Senin, 12 Juni 2017, di saat kinerja mata uang utama lainnya seperti euro dan yen Jepang menguat.

    Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama pagi ini melandai 0,09 persen atau 0,090 poin ke 97,184 pada pukul 08.29 WIB.


    Sebelumnya indeks dolar dibuka turun tipis 0,04 persen atau 0,041 poin di level 97,233, setelah pada perdagangan Jumat berakhir naik 0,37 persen atau 0,356 poin di posisi 97,274.

    Pada saat yang sama, nilai tukar mata uang euro terhadap dolar AS pagi ini naik 0,11 persen ke US$ 1,1207, sementara yen menguat 0,12 persen atau 0,13 poin ke 110,21 per dolar AS.

    Meski demikian, penurunan dolar AS dibatasi oleh sentimen pertemuan kebijakan The Federal Reserve yang akan digelar pertengahan pekan ini, dengan pasar mengharapkan mendapat lebih banyak petunjuk atas arah suku bunga bank sentral AS tersebut.

    The Fed dijadwalkan menggelar pertemuan dua hari yang akan berakhir pada hari Rabu waktu setempat. The Fed diprediksi akan menaikkan suku bunga acuannya. Fokus pasar berikutnya adalah apakah The Fed yakin bahwa ekonomi AS cukup kuat untuk menahan kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

    Kenaikan suku bunga yang disertai dengan isyarat bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga lebih dari yang diperkirakan pada 2017 akan mendukung pergerakan dolar meskipun berdampak negatif terhadap pasar ekuitas.

    “Peristiwa politik seperti pemilu Inggris dan kesaksian Comey telah berakhir. Fokus pekan ini beralih ke kebijakan moneter,” kata Junichi Ishikawa, pakar strategi valas senior di IG Securities, seperti dikutip dari Reuters.

    Dolar juga mendapat dukungan dari berlanjutnya kenaikan imbal hasil obligasi menjelang kenaikan suku bunga Fed yang telah diantisipasi. Imbal hasil obligasi menyentuh posisi terendahnya dalam tujuh bulan awal pekan lalu karena tingginya kegelisahan investor terhadap pemilu Inggris dan kesaksian Comey.

    Posisi indeks dolar AS                                       

























    12/6/2017

    (Pk. 08.29 WIB)


    97,184

    (-0,09 persen)


    9/6/2017


    97,274

    (+0,37 persen)


    8/6/2017


    96,918

    (+0,18 persen)


    7/6/2017


    96,748

    (+0,12 persen)


    5/6/2017


    96,636

    (-0,17 persen)


    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.