Jelang Lebaran 2017, Bandara Adisutjipto Tambah 8 Penerbangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Air Asia dengan rute penerbangan Malaysia - Yogyakarta di Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta. TEMPO/Suryo Wibowo

    Pesawat Air Asia dengan rute penerbangan Malaysia - Yogyakarta di Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Otoritas Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta menambah jam operasi dan mengizinkan delapan penerbangan tambahan menjelang lebaran 2017. Jam operasi Bandar Udara yang awalnya dari pukul 06.00 hingga 21.00 WIB menjadi pukul 05.00 hingga pukul 24.00 WIB.

    “Jam operasional bandara mulai 15 Juni menjadi 05.00 hingga 24.00 dan akan terus diberlakukan, tidak hanya menjelang lembaran. Kami sudah merekrut tenaga sebanyak 116 orang,” kata Agus Pandu Purnama, General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Adisutjipto, Jumat, 2 Juni 2017.

    Baca: Lebaran 2017, KAI Tambah Angkutan Gratis

    Maskapai penerbangan yang menambah jam terbang menjelang lebaran ini adalah AirAsia, Lion Air, Sriwijaya Air dan Citi Link. Tujuan penerbangan tambahan adalah Lampung, Balikpapan, Surabaya, Makassar, Jakarta dan Potianak. Ia menyatakan, dengan penambahan jam operasional bandar udara, otomatis slot penerbangan masih tersedia. Masih ada 13 slot penerbangan yang diajukan untuk penambahan jadwal terbang.

    Padatnya penerbangan di Adisutjipto itu karena juga digunakan untuk pesawat latih Sekolah Terbang Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara. Bagi maskapai penerbangan yang akan menambah jadwal bisa memanfaatkan slot di malam hari, bukan di waktu-waktu latihan terbang atau di jam-jam sibuk.

    Baca: Ditjen Perhubungan Udara Bentuk Posko Pengawasan Mudik Lebaran

    Agus memperkirakan jumlah penumpang yang melalui bandar udara ini melonjak. Pada tahun lalu di musim libur lebaran di hari puncak mudik dan balik mencapai 23.500 penumpang per hari. Tahun ini diperkirakan mencapai 29 penumpang yang datang dan berangkat per hari.

    “Untuk memperlancar juga ada penambahan x-ray, kepadatan penumpang diprediksi mulai 8 Juni 2017,” kata Agus.

    Sementara, arus padat penumpang kereta api juga diprediksi puncaknya pada 18 Juni 2017 pada arus mudik. Sedangkan lonjakan jumlah penumpang saat arus balik pada 2 Juli 2017.

    “Realisasi angkutan lebaran tahun lalu 616.692 penumpang, sedangkan tahun ini programnya 622.900 penumpang," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6, Eko Budiyanto.

    PT KAI mengoperasikan 7 kereta api jarak jauh tambahan selama masa angkutan lebaran. Pada hari-hari biasa ada 20 kereta apa jarak jauh yang dijalankan perhari, pada masa angkutan lebaran ada 27 kereta api jarak jauh yang dijalankan perhari.

    “Ada 13.146 tempat duduk per hari untuk masa lebaran. Kalau hari biasa hanya 9.992 seat per hari,” kata dia.

    MUH SYAIFULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.