Jelang Lebaran, Citilink Indonesia Pastikan Aspek Keamanan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pengisian bahan bakar avtur ke pesawat Citilink di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, 5 Januari 2016. Kebutuhan avtur setiap tahun untuk memenuhi operasional maskapai penerbangan di Indonesia mencapai 5 juta kiloliter (KL) atau 5 miliar liter. ANTARA/Umarul Faruq

    Petugas melakukan pengisian bahan bakar avtur ke pesawat Citilink di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, 5 Januari 2016. Kebutuhan avtur setiap tahun untuk memenuhi operasional maskapai penerbangan di Indonesia mencapai 5 juta kiloliter (KL) atau 5 miliar liter. ANTARA/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Jakarta - Jajaran direksi dan manajemen maskapai berbiaya murah (low-cost carrier/LCC), Citilink Indonesia, melakukan kegiatan ramp check menjelang peak season Lebaran 2017.

    "Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan penerbangan serta sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang, terutama saat padatnya jadwal penerbangan selama peak season 2017," kata Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 25 Mei 2017.

    Baca: Citilink Buka Penerbangan Jakarta-Dili

    Juliandra menjelaskan, dalam kegiatan penerbangan, pengecekan harus dilakukan terhadap semua aspek, khususnya safety dan security yang harus dalam kondisi sempurna. Karena itu, kegiatan ramp check dilakukan untuk memastikan kegiatan penerbangan Citilink sesuai dengan standar operasional prosedur penerbangan sipil.

    Menurut dia, Citilink merupakan maskapai yang menjunjung tinggi aspek safety dan security dalam kegiatan penerbangannya. "Kami tidak memberikan ruang sedikit pun untuk hal-hal yang sekiranya berpotensi mengganggu penerbangan kami," ujarnya.

    Baca: Mudik Lebaran 2017, Citilink Tambah 86.400 Kursi

    Direktur Produksi Citilink Indonesia Arry Kalzaman menjelaskan, dalam kegiatan ramp check, semua unsur pesawat diperiksa, mulai kondisi fisik pesawat, interior pesawat, kelaikudaraan pesawat, hingga kondisi kru penerbangan.

    Ia menuturkan tim Citilink melakukan kegiatan ramp check selain yang dilakukan pihak otoritas secara rutin sepanjang tahun. Menurut dia, bila terdapat temuan, divisi terkait akan menindaklanjuti hasil temuan tersebut dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan penerbangan.

    Selama periode peak season Lebaran 2017, Citilink akan menyiapkan 86.400 kursi tambahan yang terbagi dalam 240 penerbangan ekstra.

    Penambahan kapasitas kursi serta penerbangan ini untuk puncak arus mudik dan balik Lebaran, yaitu 16-24 Juni dan 27 Juni-2 Juli 2017. Jadi, selama periode musim Lebaran, Citilink akan terbang sebanyak 250 kali setiap hari atau naik 6 persen dibanding hari biasa dengan 236 penerbangan per hari.

    FRISKI RIANA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.